Natal dan Tahun Baru, Stasiun Madiun Sediakan Tes Antigen dan PCR

klikjatim.com
Pemeriksaan swab antigen di Stasiun Madiun

KLIKJATIM.Com | Madiun - PT KAI (Persero) menghadirkan layanan tes PCR seharga Rp195 ribu di stasiun selama periode Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Pada tahap awal, ada 17 Stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 yang akan melayani tes PCR, salah satunya Stasiun Madiun.

"Layanan ini hadir guna membantu masyarakat dalam melengkapi persyaratan untuk naik kereta api (KA) di masa Nataru, khususnya pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun yang diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR mulai 24 Desember, dan untuk Stasiun Madiun akan dibuka mulai hari ini, Sabtu (25/12), berlokasi di sebelah timur Loket/CSOS (samping pintu kedatangan) atau berlokasi sama dengan pemeriksaan Rapid Antigen. Jam pelayanan mulai pukul 07.00-14.00 WIB," kata Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Bisnis dan Optimalisasi Aset, KAI Daop 7 Sepakati Kerja Sama dengan Bank Jatim

Adapun yang harus dilakukan calon penumpang kereta yang ingin melakukan tes PCR di stasiuan ialah, menunjukkan kartu identitas dan tiket/kode booking KA Jarak Jauh yang dimiliki. Hasil tes PCR akan keluar maksimal 1x24 jam setelah pengambilan sampel melalui email pelanggan yang sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, sehingga pelanggan diimbau dalam memperhitungkan waktu keberangkatan dan masa berlaku hasil tes PCR.

Baca juga: Komplotan Curanmor Modus Pertemanan di Medsos Diungkap Satreskrim Polres Madiun Kota

"Perhatikan kembali syarat-syarat perjalanan dengan seksama. KAI hanya akan memberangkatkan pelanggan yang sesuai persyaratan dalam rangka menyediakan layanan kereta api yang aman, nyaman, sehat, dan selamat di masa pandemi Covid-19," kata Ixfan."Para pelanggan KA diharapkan dapat

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

memanfaatkan layanan tersebut dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin pada saat menggunakan layanan kereta api guna mencegah penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api," tuturnya menambahkan.(ris)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru