KLIKJATIM.Com | Gresik — Satreskrim Polres Gresik tampaknya harus bekerja lebih ekstra mengungkap pelaku pembacokan terhadap Kepala Dusun (Kasun) Barat Sungai, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Ahmad Rizal (32). Pasalnya, kasus yang sudah berlangsung sekitar 1,5 bulan tersebut disinyalir masih buram.
[irp]
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Riski Saputro mengatakan dari hasil pemeriksaan korban sempat ada titik terang. Bahkan muncul dua nama yang dicurigai sebagai pelakunya oleh korban.
Polisi pun menindaklanjutinya. Dua orang terduga pelaku tersebut dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di kantor polisi. “Dari keterangan terduga pelaku, saat kejadian dirinya tidak di Bawean, melainkan ada di Jakarta,” ungkap Wahyu, saat dikonfirmasi pada Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Selain itu, lanjut Kasatreskrim Polres Gresik, pihaknya juga masih kesulitan mendapatkan alat bukti yang cukup. Hanya berdasarkan dari keterangan korban saja.
“(Tapi) terus kita dalami, dan secepatnya akan kami gelar perkara,” jelasnya.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Seperti diketahui, pada akhir bulan Oktober silam telah terjadi peristiwa pembacokan terhadap korban Ahmad Rizal (32) tahun. Aksi pembacokan ini terjadi di area jembatan antara Dusun Bengko Sobung dan Barat Sungai, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.
Pelakunya berjumlah dua orang yang sama-sama menggunakan penutup wajah. Akibat tebasan senjata tajam (sajam) pelaku, korban akhirnya mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Gresik. Beruntung nyawa korban juga masih bisa tertolong. (nul)
Editor : Redaksi