Pengedar Narkoba Berikut 3.865 Butir Pil Double L Diamankan Polres Nganjuk

klikjatim.com
Moh, pengendar narkoba jenis pil dobel L ditangkap di depan rumahnya di Nganjuk

KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Seorang pengedar narkoba berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk atau yang lebih dikenal Tim Rajawali-19, Senin (06/12/2021) siang. pelaku adalah Moh (36) warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso menjelaskan, pelaku tersebut ditangkap anggota Tim Rajawali-19 Satrenarkoba, saat melakukan transaksi, tepat didepan rumahnya . “Transaksi, dengan seseorang yang mengaku bernama Bud,” ujar Kasat Narkoba didampingi Kasie Humas Iptu Supriyanto.

Dikatakan, Tim Rajawali-19, sebutnya, berhasil mengamankan 3.865 butir dari tangan Moh. Kemudian uang tunai senilai Rp 250 ribu, yang diduga hasil dari transaksi okerbaya. Temuan itu, menjadi barang bukti yang diamankan petugas.

Disebutkan, penangkapan terduga pelaku pengedar okerbaya itu bukanlah suatu kebetulan. Karena Tim Rajawali-19, yang dipimpinnya itu, sudah melakukan pengintaian selama beberapa hari. Hal itu dilakukan sebelum dilakukan penangkapan pada pelakunya.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

AKP Pujo mengungkapkan, penangkapan itu juga tidak terlepas dari peran masyarakat. Utamanya di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Karena sebelum dilakukan penangkapan, masyarakat sekitar sudah memberikan informasi melalui Call Center 110.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Usai pelaku berhasil ditangkap, kini pihaknya terus melakukan pendalaman. Jaringan peredaran obat terlarang itu, akan dibongkar.

“Kami masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan terduga pelaku, dari mana pil-pil itu berasal. Kami akan berusaha semaksimal mungkin, untuk membongkar jaringannya,” ujar AKP Pujo Santoso. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru