KLIKJATIM.Com | Surabaya - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berharap program pemberdayaan dari IPNU Jatim bisa menjadi rujukan bagi pelajar dan pemuda di Jatim.
[irp]
Baca juga: Misteri Jasad di Blega Terungkap: Ternyata Tangan Dingin Anak Tiri yang Mengakhiri Nyawa Ibunya
Emil juga mengatakan bahwa Pemprov Jatim bakal mendukung penuh program tersebut. Ia menyebut, progam yang saat ini dibutuhkan oleh millenial dalam mengasah kemampuan diri seperti Riset, SAS dan ICC IPNU Jatim.
"Pemerintah provinsi akan mendukung penuh dan berharap program pemberdayaan IPNU Jatim ini bisa menjadi rujukan bagi pelajar serta pemuda di Jawa Timur," ungkap Emil saat Pelantikan IPNU Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (5/12/2021) malam.
Sementara itu, Ketua PW IPNU Jatim M Fakhrul Irfan Syah mengatakan, bahwa dalam periodenya ke depan IPNU Jatim akan fokus riset serta klusterisasi dalam hal pembuatan program kerja yang ada.
Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris
Menurutnya, adanya Student Research Center (SRC), fokus pada pemberdayaan pelajar di masa sekarang harus berdasarkan data. "Riset dan klusterisasi ini bertujuan agar program kerja yang kami sajikan bisa memenuhi kebutuhan sesuai porsi masing-masing pimpinan cabang yang ada" katanya.
Selain itu, Irfan menyebut jika PW IPNU Jatim segara membuat program pendampingan berupa Islamic Consultation Center (ICC). Program ini bertujuan agar para pelajar NU Jawa Timur turut secara aktif menyampaikan dakwah Aswaja An-nahdliyah.
“Kita akan melakukan riset di kalangan pelajar Jatim, hasil riset ini akan menjadi Big Data Pelajar Jatim yang kemudian akan diselaraskan dengan program Student Acceleration Space (SAS) dan Islamic Colsultation Center (SCC), wadah ini yang akan mewadahi minat pelajar jatim dan juga menjadi tempat konsultasi pelajar di Jatim” tambah Irfansyah yg juga mahasiswa Pasca UINSA.
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Dalam kesempatan sama, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa pentingnya semua pihak terlibat dalam menjaga keutuhan NKRI. "Negeri ini wajib dijaga oleh IPNU, PMII, Ansor, GMNI, PII, HMI, IMM, dan lain sebagainya. Jangan sampai ada yang memperkeruh suasana sampai memecah persatuan dan kesatuan yang ada," tegasnya. (bro)
Editor : Redaksi