Tanggul Bengawan Solo di Kanor Bojonegoro Ambles 2,5 Meter

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Tanggul Bengawan Solo di Desa Kanor, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ambles sedalam 2,5 meter. Akibatnya, rumah warga di sepanjang tanggul juga terancam longsor.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

"Tanggul ini sudah satu bulan yang lalu sebenarnya, tapi sekarang yang parah yaitu penurunan tanah sedalam 170 sentimeter," Kepala Desa Kanor, Jono, Senin (6/12/2021).

Jono mengatakan, semula tanggul sudah mengalami penurunan sedalam 10 sentimeter. Kemudian pada September lali tanggul turun lagi 30 sentimeter. Penurunan terjadi lagi pada 5 Desember sedalam 60 sentimeter.

"Kemudian pada tanggal yang sama penurunan lagi sedalam 170 sentimeter," tambahnya.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Menurutnya, Pemdes Kanor sudah mengambil tindakan dengan mengadakan kerja bakti untuk pengambilan paving. Sebab, lokasi amblesnya tanggul itu memakan jalan desa. Selain itu juga telah membuat laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, serta Camat Kanor untuk kemudian diteruskan kepada Bupati Bojonegoro.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait dan sudah diteruskan kepada Bupati Bojonegoro,” lanjutnya.

Disinggung mengenai keberadaan dua titik lokasi tambang pasir, Kades Kanor menilai itu bukan salah satu penyebab amblesnya tanggul yang nyaris memakan rumah warganya. Lokasi kedua tambang pasir itu masing-masing berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi amblesnya tanggul.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

“Jadi itu (tambang pasir) bukan penyebab amblesnya tanggul,” pungkasnya.(mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru