KLIKJATIM.Com | Gresik — Sejumlah anggota komisi IV Dprd Gresik melakukan inspeksi mendadak pembangunan sekolah di Gresik Selatan. Misalnya di Sekolah di SMP 33 Driyorejo. Sekolah yang sudah mulai dibangun ruang kelas dan guru itu baru progres 56%.
[irp]
Dengan estimasi waktu yang kurang 29 hari penutup akhir tahun 2021. Anggota Komisi IV Dprd Gresik Muchamad Zaifudin memberikan catatan kepada pemenang tender.
“Kami menekankan proyek pembangunan sekolah baru ini selesai, kami pesimis proyek ini selesai tepat waktu,” ucapnya.
Lanjut legislatif dapil IV (Wringinanom dan Driyorejo) itu, titik penekanannya pada pembangunan fisik sekolah yang menjalan anggaran 10 M itu.
“Tinggal waktu 29 hari. Kami minta dipercepat, dengan menambah tenaga kerja, menambah waktu kerja atau lembur. Apalagi dengan Kondisi hujan, kami menekankan harus selesai,” tegasnya.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pelindo Petikemas Ambon Tanam 2.500 Pohon Produktif di Tawiri
Selain itu, anggota legislatif juga memantau sekolah di SMP 8 Driyorejo yang mengalami banjir tahunan. Yang airnya datang disertai lumpur menggenangi sekolah tersebut.
“Nah, banyak bekas lumpur usai banjir yang harus dibersihkan oleh siswa sebelum masuk proses belajar - mengajar,” tandas Zaifudin.
Di sekolah tersebut akan direncanakan perbaikan, namun karena terkena refocusing pandemi Covid-19. Dan belum bisa dianggarkan di tahun 2022.
Baca juga: Akhir Pekan Ini, MPM Honda Jatim Gelar Gathering "Banyuwangi BerStylo Bersama" Bertabur Hadiah Mewah
“Ada 6 kelas yang akan dibangun perbaikan. Untuk tahun 2022 dana alokasi khusus (DAK) juga belum dianggarkan,” pungkas Zaifudin. (bro)
Editor : Redaksi