Selama Operasi Zebra Semeru 2021 di Tulungagung, 160 Sepeda Motor Diamankan

klikjatim.com
Polisi saat mengamankan pelanggar lalu lintas. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2021 dilaksanakan hingga tanggal 28 November mendatang. Namun terhitung hingga 12 hari pelaksanaanya, Satlantas Polres Tulungagung telah mengamankan 160 sepeda motor yang digunakan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, yakni menggunakan knalpot brong.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan mengatakan, selain melakukan aksi simpatik dengan membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan untuk menekan laju penularan Covid-19, pihaknya juga melakukan tindakan tegas kepada pelanggar lalu lintas dalam operasi kali ini.

Pihaknya menyebut hingga saat ini sudah ada 160 sepeda motor yang terjaring razia dan diproses hukum selama pelaksanaan operasi zebra kali ini.

"Kita lakukan aksi simpatik membagikan masker selama pelaksanaan operasi ini dan juga menindak pelanggar lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain, sampai hari ke 12 ini sudah ada 160 R2 (sepeda motor, red) yang kita amankan karna knalpot mereka brong," ujarnya pada Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Mereka melanggar lalu lintas karena menggunakan sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknik, yakni mengganti knalpot standar dengan knalpot brong yang bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan lainnya.

"Mereka diamankan di sejumlah lokasi yang kita sinyalir sebagai titik rawan pelanggaran lalu lintas," jelasnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Mereka yang terjaring razia harus menjalani proses hukum sidang seperti peraturan yang ada. "Prosesnya harus sidang dulu sesuai ketentuan untuk bisa mengambil lagi kendaraanya," terang Bayu.

Disinggung mengenai jumlah kecelakaan selama operasi zebra kali ini, Bayu menyebut ada 1 kecelakaan yang terjadi dalam operasi kali ini dan korbannya meninggal dunia. "Sejauh ini ada 1 kejadian kecelakaan yang korbannya meninggal dunia. Selain itu tidak ada kecelakaan yang terjadi," pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru