KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah warga terdampak bencana banjir di Desa Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Bantuan air bersih yang dikirim dengan menggunakan truk tangki sebanyak 15 ribu liter.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Antara lainnya didistribusikan di Dusun Sumberejo, Desa Songgon RT 3 RW 2 yang berjumlah 24 KK, Dusun Pakis RT 1 RW 4 sebanyak 48 KK dan RT 2 RW 4 sebanyak 8 KK. Kemudian di Dusun Bulutigo, Desa Balak ada sebanyak 21 KK dan 1 masjid.
Sehingga jumlah total penerima manfaat bantuan air bersih sebanyak 101 KK dan 425 jiwa sampai dengan hari Jum’at (26/11/2021) kemarin.
Atas bantuan ini, masyarakat mengaku sangat berterima kasih. Mereka merasakan bahwa PMI Kabupaten Banyuwangi telah hadir untuk membantunya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih walaupun medannya sulit dan licin.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Songgon menyampaikan terima kasih kepada PMI Kabupaten Banyuwangi," kata Sekretaris Desa Songgon, Yakup Hariyanto.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Perlu diketahui bahwa banjir ini terjadi menyusul tingginya intensitas hujan mulai Rabu (24/11/2021) malam. Akibatnya sejumlah wilayah seperti di Desa Songgon, khususnya permukiman warga di RW 4 dan RW 5 pun tergenangi banjir.
Bahkan banjir juga sempat meluap hingga ke jalan raya karena saluran drainase (pembuangan air) berukuran kecil dan tidak dapat menampung derasnya aliran air.
Selain itu juga menyebabkan pipa-pipa saluran air bersih untuk masyarakat dusun Pakis RW 4, Dusun Sumberejo RT 3/2 Desa Songgon, dan Dusun Balak Kidul (bulutigo) Desa Balak ikut hanyut dan terputus.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Poniman (55), salah satu warga mengungkapkan posisi atau letak mata air yang berada di sebelah timur Dusun Gumukcandi. Dan banjir ikut menerjang saluran atau pipa sambungan yang terpasang di sekitar sumber mata air tersebut.
“Begitu banjir datang aliran air deras langsung merusak pipa sambungan saluran air bersih yang mengarah ke pemukiman warga," tuturnya. (*/nul)
Editor : Apriliana Devitasari