Alasan PT Freeport Indonesia Bangun Smelter di Kabupaten Gresik

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik--PT Freeport Indonesia (PTFI) dipastikan membangun smelter di Kabupaten Gresik. Kecukupan infrastruktur di Kabupaten Gresik jadi salah satu alasannya.

[irp]

Baca juga: Dorong Eko-Eduwisata, CIMB Niaga Perkuat Konservasi Bambu Berkelanjutan di Lombok Tengah

Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan, di Gresik ada beberapa perusahaan pendukung hasil produksi dari PT Freeport Indonesia. Misalnya, asam sulfat dari hasil pengolahan konsentrat akan langsung diserap oleh perusahaan pupuk PT Petrokimia Gresik.

"Kemudian gypsum, nanti akan diserap sebagai bahan baku semen. Di Gresik juga ada pabrik semen," katanya saat diskusi dengan wartawan di Kabupaten Gresik, Jumat (26/11/2021).

Selain perusahaan tersebut, penunjang lainnya yakni infrastruktur di Gresik juga memadai. Pasokan listriknya juga mencukupi dan berdekatan dengan perusahaan pembakitan listrik.

Riza mengatakan, dalam pembangunan smelter di Gresik ini tidak ada limbah berbahaya yang akan dibuang di Gresik. Sebab, seluruh material dari konsentrat yang diolah akan dijadikan bahan baku produk di perusahaan lain.

Baca juga: Hunian Sesak, Rutan Sumenep Alihkan 18 Narapidana ke Lapas Pamekasan

"Yang paling berbahaya limbahnya sebenarnya asam sulfat itu. Tapi kan langsung bisa diserap oleh pabrik pupuk," terangnya.

Ditambahkan Riza, PTFI berharap ada perusahaan hilir yang akan menampung material konsentrat diolah. Diharapkan pemerintah pro aktif membangun industri dengan baku bekas olahan konsentrat.

"Misalnya tembaga. Mestinya ada industri sperpart mobil, industri kabel, industri handphone atau industri lainnya yang bahan bakunya itu dari tembaga. Kalau tidak ada industrinya terpaksa nanti tembaga itu akan diekspor," terangnya.(mkr)

Baca juga: Raih Antusiasme Tinggi, Bupati Yes Pastikan Lamongan Tempo Doeloe Berlanjut Tahun Depan

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru