BPBD Tulungagung Memastikan Banjir Ancar di Campurdarat Sudah Surut

klikjatim.com
Gambar tangkapan layar yang memperlihatkan banjir ancar di Tulungagung beredar di media sosial

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sebuah video yang diposting warga Tulungagung menjadi perbincangan warganet karena menggambarkan suasana banjir ancar pada Selasa (23/11) menjelang petang kemarin. Video berdurasi singkat yang diunggah oleh warganet asal kecamatan Campurdarat.

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Dalam video tersebut, pengunggah menggambarkan banjir ancar berupa air bercampur lumpur yang terjadi di sekitar rumahnya,banjir ini dipicu hujan deras yang terjadi di sekitar kecamatan Campurdarat dan wilayah hutan Cerme yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Dikonfirmasi mengenai hal ini,Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung,Soeroto mengatakan, video tersebut diambil di desa Gamping kecamatan Campurdarat Tulungagung pada Selasa (23/11) saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

"Itu biasa seperti itu mas,banjirnya hanya beberaapa jam kemudian langsung surut,"jelasnya.

Namun banjir ancar langsung surut beberapa jam setelah hujan reda.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Soeroto menjelaskan, banjir ancar di lokasi tersebut berasal dari lereng hutan Cerme yang sudah gundul,sehingga ketika hujan datang, air bercampur lumpur turun ke bawah dan menuju ke jalan serta lokasi pemukiman warga sekitar.

"Hutan cerme diatasnya itukan sudah gundul, makanya air bercampur tanah lumpur turun ke bawah, warnanya kayak gitu,"ucapnya.

Soeroto memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material, pihaknya berharap masyarakat yang beraktifitas di sekitar lokasi agar lebih berhati hati..

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Setelah banjir selesai, petugas bersama masyarakat bersama sama membersihkan sisa lumpur yang ada di jalan, mengantisipasi pengguna jalan yang terpeleset saat melintas di lokasi tersebut.

"Setelahnya masyarakat dan petugas yang membersihkan sisa lumpur, antisipasi kalau ada orang lewat agar tidak terpeleset," pungkasnya. (rtn)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru