KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menyatakan jika diperlukan keterlibatan semua pihak dalam menangani pecandu narkoba.
[irp]
Baca juga: Dorong Eko-Eduwisata, CIMB Niaga Perkuat Konservasi Bambu Berkelanjutan di Lombok Tengah
"Termasuk saat pecandu narkoba tersebut membutuhkan pendampingan untuk beraktivitas lagi di masyarakat," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo di sela kegiatan "Mantan Pecandu Narkoba Bersholawat, Sehat Berkarya Tanpa Narkoba" di salah satu pusat perbelanjaan di Sidoarjo, Sabtu.
Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat tersebut sangat diperlukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri para mantan pecandu narkoba supaya mereka siap terjun di masyarakat.
"Jangan sampai mantan pecandu ini dianggap sebagai sampah masyarakat," katanya.
Dirinya juga berterima kasih kepada semua elemen yang selama ini telah konsern dalam mengkampanyekan bahaya narkoba di masyarakat.
"Narkoba tidak bisa ditangani BNN sendiri, perlu peran serta semua pihak," katanya.
Baca juga: Hunian Sesak, Rutan Sumenep Alihkan 18 Narapidana ke Lapas Pamekasan
Ia mengatakan, seseorang yang menjadi mantan pecandu narkoba tersebut bisa hidup sehat, hidup kuat, dan bisa sejahtera kemudian hari.
"Mereka yang terpapar itu diberikan Tuhan untuk merubah kehidupan mereka yang masih terbentang luas," ujarnya.
Dirinya juga membuka lebar-lebar terkait dengan rehabilitasi terhadap pecandu narkoba, supaya bisa hidup sehat dan kembali di masyarakat.
Baca juga: Raih Antusiasme Tinggi, Bupati Yes Pastikan Lamongan Tempo Doeloe Berlanjut Tahun Depan
"Tidak usah takut, kalau ada pecandu narkoba akan diberikan rehabilitasi supaya kembali sehat," katanya.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Kholiqi, Gus Kholiq yang selama ini konsern menanangi pecandu narkoba mengatakan, kegiatan mantan pecandu narkoba bersholawat itu dilakukan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Keberadaan kami ingin membantu pemerintah dalam penanggulangan narkoba. Kemudian memberi dukungan kepercayaan mantan pecandu narkoba menjadi masyarakat produktif," katanya.(*)
Editor : Satria Nugraha