KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Sedikitnya 8 kepala keluarga (KK) di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo mengungsi. Ini setelah jalan desa setempat yang dekat dengan rumah 8 KK tertutup tanah longsor.
[irp]Baca juga: Banjir Hadiah! Beli Motor Honda di Banyuwangi Bisa Bawa Pulang Honda PCX160 Gratis
"Ada 8 keluarga kami diungsikan karena rumahnya berada tidak jauh dari titik longsor," ujar Kapolsek Slahung, AKP Hariyono, Sabtu (20/11/2021).
Dia menjelaskan beberapa hari terakhir desa Tugurejo diguyur hujan. Puncaknya pada Jumat (19/11/2021) malam hingga Sabtu (20/11/2021) dini hari.
Rupanya, kata dia, tebing di jalur penghubung antar Desa Tugurejo dan Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan, ambrol. Akibatnya jalur alternatif ke Pacitan tertutup.
"Bukan yang utama ya. Itu jalur alternatif ke Pacitan. Tetapi warga sekitar yang biasa melintas tidak bisa melewatinya, " katanya.
Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa. Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa dan longsor susulan kami berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Pemdes Desa Tugurejo.
"Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ada 8 (Delapan) Kepala Keluarga (KK) yang kami diungsikan karena rumahnya berada tidak jauh dari titik longsor," ungkapnya
Menjelang pagi personil Polsek Slahung kami geser ke titik lokasi longsor untuk membantu warga masyarakat.
"kami bersama masyarakat, TNI Koramil Slahung dan Pemdes Desa Tugurejo bergotong royong membersihkan longsoran tanah yang menutup jalan antara Desa Tugurejo - Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan, sehingga jalan dapat gunakan kembali sebagaimana mestinya," Tutup Kapolsek Slahung AKP Hariyono.(rtn)
Baca juga: Gubernur Khofifah Tekankan Creative Financing Tanpa Bebani Rakyat dan Transformasi Mindset Birokrasi
Editor : Fauzy Ahmad