Sate Ayam Khas Ponorogo, Ada Manis-manisnya

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Ponorogo--Tidak hanya sate ayam, jenang, pecel, kini oleh-oleh Ponorogo bertambah. Buah tangan tersebut adalah Z'mere Sate Ponorogo yang diproduksi Bila bakery. 

[irp]

Baca juga: Dorong Eko-Eduwisata, CIMB Niaga Perkuat Konservasi Bambu Berkelanjutan di Lombok Tengah

"Rasanya, feelingnya seperti sambel sate, ada pedes-pedes manisnya khas sate ayam Ponorogo," ujar pemilik Bila Bakery, Endang S, Sabtu (20/11/2021). 

Dia menerangkan awal terinspirasinya ketika membawa oleh-oleh khas Ponorogo, sate ayam. Seperti diketahui sate ayam tidak tahan lama. 

"Kendala kalau mau bawa oleh-oleh sate kan gak tahan lama, makanya dari itu mencari ide apa ya oleh-oleh yang khas di sini, agak tahan lama," jelasnya. 

Pasalnya, biasanya di perjalanan ke luar kota itu 2 hari yang jarak jauh. Jadi mencari oleh-oleh yang bisa  tahan 3 sampai 5 hari.

"Akhirnya saya menemukan ini tadi inovasi baru semir sate Ponorogo, ada pedes-pedesnya gitu rasanya unik," bebernya. 

Sehingga, kata dia, dengan adanya Z'mere  Sate nantinya yang mau membawa oleh-oleh ke luar kota gampang. Saat ini ada 2 varian rasa. 

"Original dan spicy. Kalau yang original tidak pedas. Kalau spicy ada pedes-pedesnya sedikit," beber Endang. 

Baca juga: Hunian Sesak, Rutan Sumenep Alihkan 18 Narapidana ke Lapas Pamekasan

Dia mengaku bisa memunculkan oleh-oleh Z'mere Sate memerlukan waktu hingga 3 bulan. "Untuk mendapatkan ukuran yang tepat, rasa yang pas ya 3 bulan itu," tambahnya. 

Sementara Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita menyebut Z'Mere Sate merupakan wujud dari impiannya. Dia menerangkan dari dulu bermimpi Ponorogo mempunyai oleh-oleh selain sate.

"Hari ini terwujud. Ditangan kreatif pengusaha Bu Endang," terang orang nomor 2 di Ponorogo ini. 

Menurutnya, Z'mere Sate itu bolu jadul yang dikombinasikan dengan sate Ponorogo. Sehingga menjadi oleh-oleh yang cukup unik. 

Baca juga: Raih Antusiasme Tinggi, Bupati Yes Pastikan Lamongan Tempo Doeloe Berlanjut Tahun Depan

"Rasanya unik, temen-teman bisa nyoba, biar tau, ide luar biasa dari bu Endang ini," tambahnya. 

Biasanya, kata dia, kalau roti hanya sekedar roti selai kacang. Ini seperti makan roti kayak sama makan sate.

"Cobaim deh, ada pedasnya, berasa makan sate tapi kayak makan bolu," jelasnya.

Dia berharap kedepannya tidak hanya roti, ada juga tas anyaman yang telah dibrand. " Selain bisa menikmati sate dari kuliner ada pilihan lain," pungkasnya.(mkr)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru