KLIKJATIM.Com | Surabaya - AS (41), seorang duda yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang becak di Surabaya sepertinya mendapatkan karma.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Setelah menghamili gadis tetangganya sendiri hingga 8 minggu dan dijebloskan ke penjara, kini warga Dukuh Kupang itu terkena stroke.
Tampak saat AS berada di Polrestabes Surabaya, dia berjalan dengan sedikit menyeret. Sedangkan tangan kanannya sedikit menekuk ke atas.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"Waktu ditangkap biasa-biasa saja. Tapi dua hari setelahnya dia mengalami hal seperti itu. Mungkin syok atau apa kita kurang faham," ungkap Kanit PPA Polrestabes Surabaya Ipda Tri Wulandari, Jumat (19/11/2021).
Saat ditanya oleh awak media, AS juga terlihat gemetar karena tak kuat untuk berdiri. Saat menjawab pun, dia hanya bisa menoleh ke kanan dan kiri. Sekali dua kali saja ia mencoba menjawab dengan belepotan.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Kendati demikian, pihak kepolisian tetap memberikan pelayanan yang humanis dengan memberikan pengobatan secara rutin. "Sudah kita lakukan pemeriksaan kesehatan melibatkan tim dokkes," tandas Ipda Wulan.(mkr)
Editor : Redaksi