KLIKJATIM.Com | Surabaya - AS (41), seorang duda yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang becak di Surabaya sepertinya mendapatkan karma.
[irp]
Baca juga: Dorong Eko-Eduwisata, CIMB Niaga Perkuat Konservasi Bambu Berkelanjutan di Lombok Tengah
Setelah menghamili gadis tetangganya sendiri hingga 8 minggu dan dijebloskan ke penjara, kini warga Dukuh Kupang itu terkena stroke.
Tampak saat AS berada di Polrestabes Surabaya, dia berjalan dengan sedikit menyeret. Sedangkan tangan kanannya sedikit menekuk ke atas.
Baca juga: Hunian Sesak, Rutan Sumenep Alihkan 18 Narapidana ke Lapas Pamekasan
"Waktu ditangkap biasa-biasa saja. Tapi dua hari setelahnya dia mengalami hal seperti itu. Mungkin syok atau apa kita kurang faham," ungkap Kanit PPA Polrestabes Surabaya Ipda Tri Wulandari, Jumat (19/11/2021).
Saat ditanya oleh awak media, AS juga terlihat gemetar karena tak kuat untuk berdiri. Saat menjawab pun, dia hanya bisa menoleh ke kanan dan kiri. Sekali dua kali saja ia mencoba menjawab dengan belepotan.
Baca juga: Raih Antusiasme Tinggi, Bupati Yes Pastikan Lamongan Tempo Doeloe Berlanjut Tahun Depan
Kendati demikian, pihak kepolisian tetap memberikan pelayanan yang humanis dengan memberikan pengobatan secara rutin. "Sudah kita lakukan pemeriksaan kesehatan melibatkan tim dokkes," tandas Ipda Wulan.(mkr)
Editor : Redaksi