KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Bersih Nagari yang menjadi salah satu pertanda peringatan HUT Kabupaten Tulungagung tetap akan dilaksanakan, pada perayaan HUT Tulungagung yang jatuh pada Kamis (18/11/2021) ini.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Kegiatan ini dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, selain seluruh peserta wajib menggunakan masker maupun faceshield, pembatasan jumlah pengiring arak arakan buceng lanang dan Buceng wadon juga dilakukan.
Hal lain yang dilakukan oleh panitia adalah dengan memangkas jarak iring iringan, dari yang biasanya diarak dari Pemkab Tulungagung ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, kini hanya dari pintu gerbang di sisi Aloon Aloon menuju ke Pendopo.
Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Suprihatin mengatakan, penyesuaian tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan bersih nagari.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"Acaranya disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini, jadi bukan ditiadakan tapi disesuaikan,"ujarnya pada Rabu (17/11).
Suprihatin mengungkapkan, penyesuaian ini tidak akan mengurangi esensi pelaksanaan bersih nagari yang sudah menjadi simbol perayaan HUT Tulungagung.
Selain penyesuaian iring iringan buceng, prosesi lain dalam rangka HUT Tulungagung yang dilakukan penyesuaian adalah roadshow pertunjukan wayang kulit yang biasanya dilaksanakan di sejumlah lokasi, prosesi tersebut ditiadakan.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Namun untuk pagelaran wayang kulit khusus ruwatan tetap dilaksanakan dengan protokol ketat dan tidak mengungdang masyarakat luas.
"Yang tetap kita laksanakan itu wayang kulit yang ruwatannya saja,untuk yang roadshow keliling kecamatannya kita tiadakan karena kondisi masih pandemi,"jelasnya. (rtn)
Editor : Iman