Jatim Penghasil Durian Terbesar se-Indonesia, Gubernur Khofifah Promosi Lewat Instagramnya

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Bagi kalian pecinta dan penikmat buah durian, rasanya kurang lengkap jika tak berburu si 'Raja Buah' itu di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Pasalnya, durian di Jatim bisa kalian temukan dengan cukup mudah. Mulai dari utara hingga selatan provinsi, banyak daerah di Jatim yang menghasilkan durian lezat.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Bahkan mengutip dari sariagri.id, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa Jatim menjadi provinsi penghasil durian terbesar di Indonesia. Yakni sekitar 275.795 ton pada 2020 lalu.

Di posisi kedua, ada Jawa Tengah (Jateng) dengan 138.100 ton. Kemudian disusul Sumatera Barat (Sumbar) dengan menghasilkan 131.430 ton buah durian.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pun menyebut bagi kalian para 'durian lovers' atau para pecinta buah durian, banyak durian asli Jatim yang memiliki kualitas terbaik. Tentunya, juga lezat dan nikmat.

Apalagi kelezatan buah durian asli Jatim itu semakin mantap, jika dinikmati bersama keluarga atau bahkan teman dan para sahabat kalian.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Monggo, buat pecinta durian se-Indonesia Raya bisa datang ke Jawa Timur untuk berburu dan menikmati si Raja Buah ini. Dari Ngawi sampai Banyuwangi banyak durian lezat dengan kualitas terbaik yang bisa dinikmati bersama teman, sahabat dan keluarga. Pokoknya Jawa Timur surganya durian lovers," katanya, mengutip akun Instagram @khofifah.ip, Minggu (14/11/2021).

Selain Jatim, Jateng dan Sumbar, 7 daerah lain juga masuk dalam kategori 10 besar provinsi penghasil durian. Di antaranya adalah Sumatera Utara (Sumut) dengan 74,675 ton, Sulawesi Selatan (Sulsel) 73,910 ton, Jawa Barat (Jabar) 73,017 ton, Banten 32,488 ton, Nusa Tenggara Barat (NTB) 30,578 ton, Sumatera Selatan (Sumsel) 30,334 ton dan Aceh 28,018 ton. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru