Kementerian PU Percepat Perbaikan Infrstruktur Yang Rusak Akibat Banjir Bandang Kota Batu

klikjatim.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau kerusakan infrastruktur di Kota Batu

KLIKJATIM.Com | Batu - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang di Kota Batu. Percepatan itu di antaranya perbaikan jembatan dan jaringan pipa air minum yang rusak.

[irp]

Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim

"Ada beberapa jembatan yang akan diperbaiki, termasuk tadi ada jembatan kecil yang akan kita lebarkan," kata Basuki saat meninjau kerusakan insfratruktur  di Kota Batu Kamis (11/11/2021).

Dikatakan, pemerintah juga akan memperlebar gorong-gorong untuk melancarkan aliran air menuju Sungai Brantas. Selain itu, perbaikan akan dilakukan pada jaringan pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang rusak akibat banjir bandang.

"Perbaikan pipa-pipa air minum juga akan kita lakukan bekerja sama dengan PDAM. Saya siapkan pipanya, kita serahkan ke PDAM untuk segera diperbaiki," kata Basuki.

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

Dikatakan, untuk memperbaiki infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengerahkan alat-alat berat untuk membantu membersihkan material sisa banjir bandang.

Menurut Basuki, banjir bandang yang merenggut tujuh korban jiwa di Kota Batu penyebab utamanya serupa dengan banjir di beberapa daerah yang lain, yakni tersumbatnya saluran air saat debit air meningkat akibat hujan lebat.

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'

"Begitu air lebih tinggi dan semakin meninggi, jebol, dan terjadi banjir bandang. Semua yang terjadi banjir bandang, kebanyakan seperti itu. Seperti di Sumatera Utara, dan lainnya," katanya. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru