KLIKJATIM.Com | Gresik — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali mengamankan terduga anggota teroris. Terduga pelaku bernisial AS berusia 44 tahun. Terduga teroris kelahiran Lamongan itu bekerja sebagai tukang service laptop dan merupakan jaringan dari Jemaah Islamiah (JI).
[irp]Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat Jember Gempar! Ular King Koros Sepanjang 2 Meter Sembunyi di Selokan Sekolah
Dari informasi yang dihimpun, AS diamankan oleh anggota polisi itu saat hendak mengantarkan sekolah pada pukul 08.00 Wib. AS merupakan warga Lamongan, yang mengontrak rumah di perumahan KBD Driyorejo, Gresik selama tiga tahun.
Dari keterangan Ketua RT setempat Sarpam mengaku saat pengeledahan di rumah terduga pelaku, pihaknya ikut dilibatkan. Dalam penyaksiannya, saat didatangi aparat Anti Teror di rumah AS, hanya ada istrinya dan anaknya saja.
“Tidak tahu, hanya ada istrinya saja. Saya di sana kan hanya menyaksikan,” ungkap Sarpam, Selasa (9/11/2021).
Menurut Sarpam pelaku AS merupakan tetangga yang baik. Tidak ada kesan ekslusif maupun tertutup kepada warga. Bahkan AS diketahui juga sering membantu orang, terutama berkaitan dengan service laptop.
“Biasa sama tetangga, akrap juga sama warga lain. Kalau diundang rapat juga datang. Saya sempat service mau bayar tidak boleh,” jelasnya.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis membenarkan tentang pengajaran terduga teroris.
“Masih dikembangkan,” singkatnya.
Baca juga: HUT ke-16 Klinik Mata KMU, Wabup Dirham Dorong Kolaborasi Perluas Akses Kesehatan Mata yang Inklusif
Sementara di Lapangan, jajaran kepolisian sektor Driyorejo sedang melakukan pemeriksaan ke rumah terduga pelaku.
“Sudah mas, ini kewenangan Densus 88 Mabes Polri,” singkat Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi saat di lokasi. (rtn)
Editor : Redaksi