KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin meyakinkan kepada warganya untuk tidak ragu dan takut menjalani vaksinasi Covid-19. Hal ini disampaikannya langsung dalam acara Sosialisasi Covid-19 dengan mendatangkan narasumber dari Dinkes P2KB setempat pada Senin (8/11/2021) kemarin.
[irp]“Banyak masyarakat yang takut untuk divaksin, banyak berita yang berkembang meresahkan masyarakat (hoaks). Karena vaksin itu menyehatkan, bukan dibalik menjadi membahayakan,” ujar Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Dia pun menjelaskan bahwa setiap peserta yang akan mendapatkan vaksinasi tidak langsung dilakukan penyuntikan. Tapi ada pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kesehatan calon penerima vaksin.
Sehingga, dia berharap peserta yang hadir dalam pertemuan ini bisa menjadi motor di lingkungannya masing-masing. “Ajak tokoh masyarakat, para pemuda untuk menyuarakan di masing-masing kelurahan (baik dari kader PKK, posyandu, muslimat). Ajak semua untuk bersama-sama pada waktu kesempatan bertemu dengan masyarakat lingkungannya untuk segera vaksin. Mumpung vaksin ini gratis dan disiapkan pemerintah,” pesannya.
Diakui oleh Habib Hadi, jika vaksinasi nanti telah mencapai lebih dari 70 persen, maka giat vaksinasi yang dilakukan pemerintah akan terhenti.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Dia juga mengimbau kepada mnasyarakat agar tidak panik jika belum berkesempatan mendapatkan vaksin.
Camat Kedopok, Imam Cahyadi menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 memang ada target pelaksanaannya. Tidak hanya pada Kelurahan Kedopok saja, namun akan dilakukan pada kelurahan lainnya secara bergilir.
Camat Imam juga menanggapi soal vaksinasi lansia yang masih rendah capaiannya. “Kami pun sudah melaksanakan di Kecamatan (Kedopok) untuk vaksinasi lansia dengan Dinkes juga dengan KORPRI. Dari target 106 orang, yang hadir hanya 59 orang saja. Kita akan sosialisasikan lagi,” ungkapnya.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Dia berpesan pada kaum lansia tidak perlu takut untuk hadir atau mendatangi tempat-tempat vaksinasi di puskesmas atau tempat lainnya. “Saya selaku kepala wilayah di Kecamatan Kedopok menyuarakan, ayo berduyun-duyun, kalau perlu datangi RT RW terdekat untuk didata identitasnya. Kita sebagai aparat pemerintahan akan memfasilitasi terkait dengan pelaksanan vaksinasi,” tandasnya. (*/nul)
Editor : Redaksi