KLIKJATIM.Com | Gresik —Dimas Prasetyo korban pengeroyokan silat di Kabupaten Gresik diberikan santunan oleh Polres Gresik. Pemuda berusia asal Mojokerto ini menjadi korban pengeroyokan sekelompok massa di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng.
[irp]
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Total bantuan yang diserahkan oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis berupa uang tunai sebesar Rp. 10,5 juta.
Santunan tersebut diserahkan Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono dan Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi saat menjenguk korban yang dirawat di RSUD Ibnu Sina, Senin (25/10/2021). Disaksikan kedua orang tua korban.
Langkah ini diharapkan bisa membantu beban keluarga korban. Serta mendukung pengobatannya agar segera pulih kembali. Tak lupa Jajaran Polres Gresik yang terjun menjumpai Dimas Prasetyo pun tak lupa menyampaikan support.
“Kedatangan kami untuk menjenguk Dimas Prasetyo yang menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tidak dikenal. Sekaligus menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp. 10,5 juta. Semoga bisa membantu,” kata Kapolres Gresik melalui Kasat Intelkam AKP Nurdianto Eko Wartono.
Baca juga: MPM Innovation Day 2026: Perkuat Budaya Inovasi melalui Tema Think Beyond The Frame
Terkait tentang pengeroyokan silat yang terjadi di Wilayah Kabupaten Gresik. Kapolres Gresik akan melakukan penyelidikan, penyidikan dan mediasi.
Terpisah, Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Sidayu menggelar silaturrahim perguruan silat di wilayah kecamatan setempat. Silaturrahim dilakukan dalam rangka mendukung Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus mengantisipasi pertikaian oleh oknum perguruan silat yang membuat resah masyarakat.
Dengan langsung melibatkan beberapa anggota perguruan silat diantaranya, Pagar Nusa, PSHT dan Kera Sakti. Turut hadir juga perwakilan Koramil dan Satpol PP Sidayu.
Baca juga: Innova Oleng dan Hantam Truk Trailer di Jalur Bojonegoro–Babat, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolsek Sidayu Iptu Khoirul Alam mengatakan, silaturahmi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik, khususnya di wilayah Kecamatan Sidayu dan sekitarnya.
“Saya berharap di wilayah Sidayu situasi tetap kondusif dan tidak mau adanya pertikaian atau perselisian antar perguruan pencak silat,” kata Khoirul. (bro)
Editor : Redaksi