Pemkot Surabaya Edukasi UMKM Bisa Produksi Barang Sendiri

klikjatim.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

KLIKJATIM.Com | Surabaya -Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam berbagai kesempatan sering mengarahkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan, Jatim, agar bisa memproduksi barang sendiri.

[irp]

Baca juga: Optimalkan Lahan 23,7 Hektare, Lapas Bojonegoro Cetak Warga Binaan Terampil Sekaligus Dukung Ketahanan Pangan

Eri Cahyadi di Surabaya, Minggu, menyatakan  pihaknya tidak ingin ada UMKM di Kota Pahlawan yang menggunakan barang impor kemudian diolah kembali menjadi brand lokal. 

"Jika UMKM ingin berhasil, maka harus bisa berdikari," katanya.

Untuk itu, lanjut Eri, dibutuhkan peran pemerintah memberikan intervensi untuk membantu para UMKM dan toko kelontong agar naik kelas. Kalau tidak ada intervensi dari pemerintah maka akan kalah bersaing dengan toko modern. 

Baca juga: Aktivitas Logistik Meningkat, TTL menerapkan sistem Berthing Window

Menurut Eri, peran pemerintah itu bukan hanya sekadar melatih para pelaku UMKM saja, melainkan juga bagaimana caranya agar UMKM ini mampu bersaing dan naik kelas.

Eri menjelaskan, setelah pandemi COVID-19 di Kota Surabaya melandai, Pemkot Surabaya langsung bergerak dan fokus pada pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, mau tidak mau UMKM dan toko kelontong harus digerakkan.

"Salah satu caranya, nanti barang-barang yang dihasilkan oleh teman-teman UMKM disuply ke toko kelontong kemudian dijual. Di samping itu juga memanfaatkan aplikasi e-Peken," ujarnya.

Baca juga: UMKM Rumahan Jember Sukses Pasarkan Kombucha, Raup Omzet Jutaan dari Tren Minuman Sehat

Tidak hanya, kata Eri, persoalan tersebut juga sempat disampaikan kepada Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Pusat Kodrat Wibowo saat pertemuan di Surabaya, Sabtu (23/10/2021). 

Eri berharapan KPPU memberikan kemudahan bagi pelaku usaha, seperti UMKM dan toko kelontong di Kota Surabaya. Hal ini penting untuk membangkitkan perekonomian setelah pandemi COVID-19 melandai. (ris/ant)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru