KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kebakaran terjadi di lingkungan padat penduduk desa Ngujang kecamatan Kedungwaru Tulungagung, pada Jumat (22/10/2021) pukul 22.30 WIB malam.
[irp]
Beruntung api bisa segera dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto yang dikonfirmasi mengatakan, kebakaran terjadi di samping lokasi pemotongan kayu milik Supardi (52) warga desa setempat.
"Benar mas kejadiannya dilaporkan sekitar pukul 22.30WIB, malam,"ujarnya.
Siswanto menjelaskan, api membakar tumpukan kayu pinus dan sisa pemotongan kayu yang sebenarnya hendak dibuang karena sudah termasuk sampah.
Anak korban menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian ini, saat akan tidur tiba tiba anak korban melihat kepulan asap yang bersumber dari tumpukan kayu,setelah diperiksa rupanya api sudah berkobar.
"Jadi itu memang tumpukan sampah bekas potongan kayu namun masih ada juga sebagian kayu yang wujudnya masih batangan,"jelasnya.
Mengetahui adanya kebakaran, korban langsung memberitahu perangkat desa dan meneruskannya kepada Polisi dan Tim Damkar Tulungagung.
Anggota Polisi dan Tim Damkar yang tiba di lokasi kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan pembasahan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.
"Api bisa dipadamkan sekitra pukul 00.30 WIB, dilanjutkan pembasahan," lanjutnya.
Sesuai dengan keterangan sejumlah saksi, Siswanto menyebut, dugaan sementara kebakaran terjadi karena puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar lokasi kemudian tertiup angin dan menjadi penyebab munculnya api.
"Jadi Karyawan disini itu selesai kerja jam 16.00 kemudian pulang semua, jadi ada kemungkinan yang membuang putung rokok di sekitar tumpukan kayu kemudian tertiup angin dan menjadi kebakaran," jelasnya.
Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat
Akibat kejadian ini,korban ditafsir mengalami kerugian material sebesar satu juta rupiah. (rtn)
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Editor : Iman