Kapal Muatan Minyak Mentah yang Terdampar di Bawean Nyaris Tenggelam

klikjatim.com
Kapal MT Express 88 terdampar di perairan Bawean, Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Kapal MT Express muatan minyak mentah hingga saat ini masih terdampar di Bawean. Sementara 11 anak buah kapal (ABK) memilih menyelamatkan diri di daratan Pulau Bawean.

Informasi yang dihimpun kapal tersebut muat minyak mentah seberat 500 ton. Kapal berangkat dari Jakarta menuju Surabaya. Sayangnya, sejak 5 Januari 2020 kapal tersebut dihantam gelombang besar hingga terdampar di Pelabuhan Labuhan, Tanjungori, Tambak, Bawean. Kondisi saat ini kapal nyaris tenggelam.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

[irp]

"Kabarnya akan dievakuasi dari Satpolairud (satuan polisi air dan udara) dan TNI, tapi sampai saat ini belum dilakukan," kata Kepala Desa Tanjungori, Nurahli, saat dikonfirmasi Jumat, (31/1/2020).

Dijelaskan Nurahli, 11 ABK saat ini juga masih berada di Bawean. Belum jelas kapan mereka akan dievakuasi. Untuk sementara mereka memilih menyelamatkan diri di daratan.

"Iya, masih di sini (Bawean)," katanya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Menurut Nurahli, saat kapal dihantam gelombang, kapal tanker itu berniat berlindung dari cuaca buruk dengan lego jangkar di Pelabuhan Labuhan. Sayangnya, justru kemudi kapal putus hingga menyebabkan tali jangkar putus.

[irp]

"Kapal akhirnya terbawa arus hingga ke perairan dangkal," ungkapnya.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Saat itu, lanjut Nurahli, diketahui ABK berencana melompat ke laut lantaran takut tersapu ombak bersama kapal. Beruntung saat itu ada nelayan yang mengetahui.

"Akhirnya ABK dievakuasi nelayan dan dibawa ke daratan," tutup dia. (iz/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru