Hilang 12 Hari, Nenek di Ngawi Ditemukan Sudah Jadi Belatung

klikjatim.com
Tim SAR Sikatan dan BPBD Kabupaten Ngawi melakukan evakuasi jasad korban di dalam hutan

KLIKJATIM.Com | Ngawi - Karti (70) warga Desa Pelang Kidul Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas di dasar sumur tua sedalam 15 meter di desa setempat. Nenek tersebut telah dilaporkan hilang per tanggal. 25 September 2021 lalu. 

[irp]

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

"Hilangnya tanggal 25 September. Resmi dilaporkan ke polisi tanggal 1 Oktober. Kemarin baru ditemukan sudah meninggal dunia, " ujar Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Supardi, Kamis (7/10/2021). 

Dia menjelaskan penemuan nenek Kartiberawal dari Supriyono (41) yang mencium bau busuk menyengat dari dalam sumur tua. Saat itu saksi mengambil buah di pohon mangga.

"Kondisi sumur itu tua ya. Terus gelap. Saksi menggunakan senter. Memastikan bau busuk yang diciumnya darimana, " katanya.

Rupanya, kata dia, ada sesosok mayat di dalam sumur. Supardi menambahan, mengetahui ada mayat didalam sumur Supriyono kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Polisi.

 Dari keterangan keluarga,  korban merupakan  orang yang sudah pikun dengan keterbelakangan mental serta menderita katarak. Korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak tanggal 25 September 2021.  

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Upaya evakuasi yang dilakuakn tim SAR Sikatan dari BPBD Ngawi berjalan dramatis. Pasalnya  kondisi korban yang sudah membusuk. 

Untuk melakukan evakuasi Tim Sar terpaksa melakukan dua kali karena bagian kepala korban terlepas dari badan. “ Kondidi korban sudah tidak dikenali dan terdapat banyak belatung,” kata Supardi.

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

Dari hasil pemeriksaan medis petugas puskesmas Kedunggalar korban sudah mengalami pembusukan sehingga tidak dapat dilakukan pemeriksaan luar. Pihak keluarga korban menerima kejadiaan tersebut sebagai musibah dan meminta korban tidak dilakukan autopsy dan  segera dimakamkan.(rtn)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru