New Semberah Oil Plant Sangatta Field Mulai Dioperasikan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Sangatta – Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, Chalid Said Salim meresmikan pengoperasian fasilitas New Semberah Oil Plant di Pertamina EP Sangatta Field (PEP Sangatta Field). Dengan didampingi General Manager Zona 9, Andri Haribowo dan jajaran Manajemen Zona 9 serta perwakilan PT Elnusa Tbk selaku kontaktor pelaksana pengembangan New Semberah Oil Plant, Chalid menekan tombol sirene dan penandatanganan prasasti sebagai tanda mulai beroperasinya fasilitas, pada Kamis (30/9/2021) lalu.

[irp]

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Beroperasinya fasilitas New Semberah Oil Plant di PEP Sangatta Field, yang merupakan Bagian dari Zona 9 Regional Kalimantan ini mengakhiri penggunaan fasilitas sewa Early Production Facility (EPF). Juga mengakhiri penggunaan metode pengiriman minyak menggunakan truk tanki minyak (road tank) yang sebelumnya digunakan perusahaan.

Melalui fasilitas New Semberah Oil Plant tersebut, minyak yang dihasilkan dari struktur Semberah dapat langsung dikirim melalui flowline ke Semberah Plant milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS). Kemudian akan diteruskan ke fasilitas Terminal Santan yang dikelola PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). untuk diilanjutkan pada tahap akhir ke fasilitas Kilang Pertamina RU V di Balikpapan.

Kapasitas penampungan New Semberah Oil Plant ini diproyeksikan dapat menambah daya tampung hasil produksi dari RK Pemboran, sebanyak 27 sumur yang akan dibor di PEP Sangatta Field tahun 2021 ini.

“Beroperasinya fasilitas pengumpul ini merupakan wujud hasil usaha semua pihak yang saling berkolaborasi untuk memberi manfaat lebih baik kepada perusahaan dan saya mengapresiasi hal tersebut,” kata Chalid Said Salim dalam siaran persnya, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Chalid berharap agar pelaksanaan Golden rules dan aspek HSSE yang sudah berjalan dengan baik selama proses pembangunan fasilitas terus data dilanjutkan dan ditingkatkan. Sehingga ke depan pengoperasiannya dapat berjalan dengan landar, aman dan selamat.

General Manager Zona 9, Andri Haribowo menambahkan bahwa New Semberah Oil Plant ini memiliki kapasitas penyimpanan minyak mentah sebanyak 6.000 barel. “Ini merupakan amanah perusahaan agar kita semuanya menjaganya dengan baik. Dan ketika fasilitas penampungan sudah tersedia, maka yang menjadi tugas kita bersama adalah mencarikan sumber minyaknya. Ayo kita cari bersama,” kata Andri.

Beroperasinya New Semberah Oil Plant memberikan kontribusi positif berupa pengehamatan anggaran negara melalui pengurangan biaya operasi PEP Sangatta Field pada Fase Pertama sebesar USD 376.000/ tahun, dan pada Fase Kedua sebesar USD 374.000/tahun. Selain itu juga melalui utilisasi material sisa, terjadi Investment Cost Reduction sebesar USD 1,3 juta.

Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban

New Semberah Oil Plant ini juga diharapkan dapat mendukung produksi di struktur Semberah dengan target produksi minyak sebesar 3.000 BOPD dan gas sebesar 1,8 MMSCFD, pada tahun 2021 ini.

Sekadar informasi bahwa kegiatan peresmian tersebut dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru