KLIKJATIM.Com | Lamongan—Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meminta anggota Pramuka menyeimbangan soft skill dan hard skill. Sebab, saat ini perkembangan sangat cepat berubah. Anggota pramuka dituntut untuk adaptif terhadap perubahan zaman.
[irp]
Baca juga: UMKM Rumahan Jember Sukses Pasarkan Kombucha, Raup Omzet Jutaan dari Tren Minuman Sehat
“Beberapa kali saya sampaikan bahwa ke depan kita akan menghadapi dunia yang serba berubah. Pertama, dengan adanya bonus demografi yang sebagian besar masyarakat kita adalah kaum milenial. Kedua, teknologi informasi yang mengharuskan kita untuk menuju digitalisasi, kemudian yang ketiga yaitu pengaruh-pengaruh yang lain,” ungkap Yuhronur di Pendopo Lokatantra, Sabtu (2/10/2021).
Baca juga: Pusta Raya 2026, Lamongan Promosikan Perpustakaan Sebagai Sarana Pembelajaran Seumur Hidup
Oleh karena itu, menurut orang nomor satu di Lamongan tersebut, saat ini perlunya untuk menguatkan keberadaan Pramuka sebagai salah satu wadah dan media untuk menjaga keseimbangan-keseimbangan itu semua, sekaligus memadukan kemampuan soft skill dan hard skill di tubuh Pramuka.
Sementara itu, Ketua panitia dalam kegiatan ini, L Subandi mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati YES atas dukungan dan support penuh yang sudah diberikan kepada Pramuka Lamongan. Subandi juga berjanji, pihaknya akan menerapkan ilmu yang diperoleh peserta usai diklat untuk kemajuan Pramuka.
Baca juga: Tekan Dispensasi Kawin, Lamongan Raih Penghargaan Kelembagaan Terbaik dalam PPA Award 2026
“Kami memberangkatkan 40 peserta yang terdiri dari pelatih, dewan kerja cabang serta ambalan. Rencananya akan dilaksanakan di Sarangan, Magetan. Kegiatan ini jelas untuk menggodok pramuka penggalang dan penegak. Mohon doanya semoga acaranya lancar dan hasilnya dapat diterapkan untuk Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan,” tandasnya.(*)
Editor : Redaksi