KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Ratusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Ponorogo mati suri. Pengelola BUMDes selama ini kesulitan mendapatkan modal mengelola usaha.
[irp]
Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho
Anggota Komisi VII DPR RI, Sri Wahyuni mengatakan, laporan itu diterimanya saat bertemu dengan perwakilan puluhan pengelola BUMDes di Ponorogo, Selasa (28/9/2021).
“Yang dikeluhkan soal permodalan,” kata politisi Partai Nasdem ini.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Agar lebih para pengelola BUMDes lebih profesional, Sri berjanji akan mengusulkan kepada Kementerian Desa memberikan pendampingan dan penambahan modal.
"Kami tidak henti-hentinya mendorong untuk permodalan. Sehingga bagaimana caranya masyarakat untung bukan buntung," terangnya.
Termasuk, kata dia, mengadakan pelatihan. Namun sekarang hanya 40 desa yang mendapatkan pelatihan. Padahal di Ponorogo ada 307 desa.
"Berarti kan kurang 250 an lebih," tambahnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad