Pinjaman PEN Perumda Giri Tirta Hampir Pasti Disetujui Komisi II DPRD Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar
PDAM Giri Tirta

KLIKJATIM.Com | Gresik — Rencana pengajuan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam penyertaan modal Perumda Giri Tirta (PDAM) masih digodok Komisi II DPRD Gresik.

[irp]

Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho

Salah yang menjadi pokok persoala terkait teknis pembayaran angsuran. Rencananya pinjaman tersebut dilakukan melalui Pemkab Gresik.

Anggota Komisi II DPRD Gresik Faqih Usman mengatakan kalau langsung Perumda Giri Tirta sepertinya tidak bisa. Makanya, opsi peminjaman nantinya akan dilakukan melalui Pemkab Gresik.

"Yang mengajukan pinjaman nanti atas nama pemerintah kabupaten," ujar dia.

Sehingga, lanjut Faqih yang harus membayar angsuran nantinya Pemkab Gresik. Sedangkan Perumda Giri Tirta harus setor deviden ke Pemkab.

"Sekarang masih kita kaji pola yang nanti akan dilakukan seperti apa. Yang jelas dewan sepakat dengan rencana ini," ungkap politisi PAN ini.

Lantas berapa berapa jumlah deviden yang akan disetor PDAM? Faqih menjelaskan bila hal ini masih dalam tahap pembahasan. Kalau semuanya tuntas kemungkinan 2023 anggaran sudah siap.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

"Tinggal nanti Perumda bersama pemerintah kabupaten yang akan melaksanakan perbaikan pelayanan," jelas dia.

Menurut kalangan dewan, pinjaman PEN ini sangat penting. Pasalnya pinjaman PEN dijadikan syarat bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp 86 miliar.

"Hibah sebesar itu bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Makanya kalau memang syaratnya harus pinjaman ya harus dipenuhi," katanya.

Terpisah, anggota komisi dua lain dari Fraksi Nasdem, Musa mengatakan, terkait penambahan penyertaan modal kepada PDAM bertujuan memperbaiki layanan.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergiliran Terjadi di Jember, PLN Klarifikasi Isu Blackout dan Kelangkaan Batu Bara

"Tapi perlu penguatan dan perbaikan menejemen, bila perlu ganti itu semua Direkturnya, dan memasukkan Dewas (Dewan Pengawas) yg paham soal detail teknis utilitas distribusi air," tandas Ketua Fraksi Nasdem itu.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengatakan pihaknya sedang mengkaji beberapa pola dengan BPPKAD. Mulai pola peminjaman hingga pembayarannya. Serta berapa nanti deviden yang akan disetor.

"Kami akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bagaimana pun itu menjadi misi utama kami," ungkapnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru