Sah! Belanja Pemkab Tulungagung Bertambah Rp 542 Milyar di P-APBD 2021

klikjatim.com
Penandatanganan P-APBD Tulungagung

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Dewan akhirnya menyetuji penetapan Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Dengan pengesahan ini maka sejumlah secara resmi anggaran pendapatan dan belanja Pemkab Tulungagung mengalami perubahan.

Sesuai dengan data yang disampaikan oleh Badan Anggaran (Banggar), pendapatan sebelum perubahan adalah sebesar Rp 2.394.260.047.478,- kemudian pendapatan setelah perubahan menjadi Rp 2.609.964.762.182,- artinya bertambah sebesar Rp 215.704.714.704.

Sedangkan untuk belanja sebelum perubahan sebesar Rp 2.506.260.047.478,- setelah perubahan menjadi Rp 3.048.744.542.585,- artinya bertambah sebesar Rp 542.484.495.107,-.

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono yang dikonfirmasi pada Senin (27/09) mengatakan, pihakya menyetujui perubahan anggaran APBD namun ada beberapa catatan yang menjadi perhatian pihaknya.

"Ya pada umumnya kita setuju perubahan anggaran dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan pak Bupati, tadi sudah disampaikan dan Bupati langsung meresponnya,"ujar Marsono.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Pihaknya berharap Pemkab fokus untuk menyelesaikan program program yang telah direncanakan, tanpa mengesampingkan penyelesaian penanganan Covid -19 di Tulungagung.

"Yang jelas kita mendorong Pemkab memaksimalkan anggaran yang ada untuk melaksanakan program program yang telah direncakanak, termasuk percepatan penanganan Covid-19,"tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang dikonfirmasi mengatakan, penambahan belanja yang mencapai Rp 542,484 Milyard tersebut akan dimaksimalkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

"Tidak hanya perawatan pasiennya saja, kita juga bahas untuk bantuan sosial jaring pengaman untuk warga yang ekonominya terdampak Covid-19,"ucapnya.

Selain itu, penyelesaian pekerjaaan infrastruktur di sejumlah titik juga menjadi prioritas pihaknya. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru