Di Bojonegoro, 24 Orang Meninggal Karena HIV/AIDS

klikjatim.com
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr Whenny Dyah. (M Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Sebanyak 24 orang di Bojonegoro meninggal dunia akibat penyakit HIV/AIDS. Jumlah itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Bojonegoro selama tahun 2019.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro dr Whenny Dyah mengatakan, selama tahun 2019 total ada 158 penderita HIV di Bojonegoro. Dari jumlah itu, 24 di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

"Kalau 2020 belum ada data masuk yang baru," katanya, di Bojonegoro, Kamis (23/1/2020).

[irp]

[irp]

Baca juga: Kendalikan Inflasi Saat Iduladha, Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah di Bojonegoro

Dijelaskan Whenny, penderita HIV terbanyak ada di Kecamatan Bojonegoro Kota sejumlah 18 orang, kemudian Kecamatan Kedungadem ada 15 penderita. Sementara 12 penderita lainnya asal Kecamatan Kepohbaru.

"Sisanya tersebar di beberapa wilayah Bojonegoro. Kebanyakan yang terkena penyakit itu sebagian profesi Wiraswasta, petani, dan juga ibu rumah tangga," jelas dia.

Baca juga: Salat Id di Masjid Darussalam, Bupati Bojonegoro Titipkan Tiga Pesan Sakral Iduladha

Menurut Whenny, untuk mengatasi penyakit mematikan tersebut, di tahun 2020 pihaknya tetap berupaya melakukan sosialisasi. Dengan pencarian dan pengembangan fasilitas kesehatan yang bisa mengobati HIV.

"Kita juga perbanyak layanan kesehatan HIV, melakukan pembinaan secara intensif kepada UDHIV/ orang dengan HIV untuk menjaga kesehatanya, melalui kecamatan," tutup Whenny. (af/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru