Warga Bojonegoro Pilih Akhiri Hidup Sebelum Dipijat

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–-Sukir, warga Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (18/9/2021) sore. Padahal, korban sebelumnya minta dicarikan tukang pijat.

[irp]

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Mayat korban pertama kali diketahui oleh istrinya, Parmi (56). Sebelumnya Parmi diminta oleh suaminya mencarikan tukang pijat. Parmi kemudian berangkat ke rumah Suradji tetangga yang memiliki keahlian memijat.

Tak lama kemudian Parmi kembali ke rumah. Begitu juga Suradji yang telah diminta memijat telah sampai di rumah korban. Kedua saksi itu kaget, saat melihat jasad korban tergantung di dalam rumah.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

“Saksi melihat korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung di blandr rumah,” kata Kasi Tibum dan Transmas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Benny Subiakto.

Sebagai istri, Parmi tak kuasa melihat jasad suaminya meninggal dunia dalam keadaan tergantung. Dia pun berteriak histeris hingga mengundang tetangga berdatangan. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke ke Pemdes Gamongan dan diteruskan kepada Polsek Tambakrejo dan Satpol PP Tambakrejo.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam kejadian ini,” kata Benny.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru