PT Freeport Pastikan Bangun Smelter di JIIPE Gresik dengan Masa Sewa 80 Tahun

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Staf Freeport Indonesia sedang memantau pembangunan smelter di JIIPE Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sempat tarik ulur tentang lokasi pembangunan pabrik pemurnian atau smelter, PT Freeport Indonesia memastikan membangun pengolahan tembaga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik. Bahkan perusahaan tambang raksasa tersebut juga memastikan masa kontrak pemakaian lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini selama 80 tahun.

[irp]

Baca juga: Kloter 67 dan 68 Tiba Besok, Keluarga Penjemput Jemaah Haji Sampang Dibatasi Dua Orang

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, pihaknya mendapatkan beberapa opsi saat merencanakan pembangunan smelter tembaga. Hal itu kemudian membuat Freeport melakukan evaluasi mendalam terkait dengan kebutuhan yang akan mendukung operasional smelter tembaga nantinya.

"Pemilihan lokasi ini adalah yang harus sangat hati-hati," ujarnya pada acara Peran & Tantangan KEK Mendorong Ekspor, Kamis (16/9/2021).

Tony menuturkan, pertimbangan infrastruktur pelabuhan, jalan, pasokan energi, pengolahan limbah, dan proses perizinan menjadi hal utama yang dievaluasi sebelum menentukan tempat yang akan dipilih untuk smelter pengolahan tembaga.

Di samping itu, Tony menjelaskan, pemilihan lokasi di Gresik dinilai dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang akan digunakan untuk proses pembangunan proses smelter tersebut. Pasalnya, proyek tersebut membutuhkan tenaga kerja sebanyak 40.000 orang.

Baca juga: Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sorong, Produksi Capai 623 Barel per Hari

Sementara itu, pada saat smelter pengolah tembaga beroperasi, Freeport Indonesia juga membutuhkan tenaga kerja sekitar 750–1.000 orang.

"Sebagai kawasan ekonomi khusus, tentu saja ini akan sangat memudahkan bagi kami dalam proses pembangunannya. Di samping tentu juga ada fasilitas insentif fiskal dan nonfiskal yang diberikan kepada kami berdasarkan IUPK kami," kata Tony.

Sebelumnya pada 27 Agustus 2021, Anak usaha PT AKR Corporindo Tbk., PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani perjanjian sewa tanah jangka panjang.

Baca juga: Dekatkan Skutik Premium ke Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar PCX160 Gen-Z School Movement di SMAN 7 Malang

Adapun, PTFI membutuhkan lahan dan layanan tambahan, serta fasilitas di KEK JIIPE Gresik untuk pengembangan, pembangunan, pengoperasian smelter, dan pemurnian tembaga beserta infrastruktur pendukung dan fasilitas terkait.

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo menjelaskan bahwa KEK JIIPE akan menyediakan tanah untuk disewakan beserta utilitas dan layanan pendukung lainnya kepada PTFI.

"Perjanjian ini menggantikan perjanjian sebelumnya, yaitu untuk sewa jangka panjang 80 tahun yang dibagi menjadi masa sewa awal 18 tahun, diikuti 2 tahun lagi dan kemudian dapat diperpanjang untuk 6 periode masing-masing 10 tahun sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam perjanjian sewa tanah," tutupnya. (ris)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru