Merasa Ditipu Guru Honorer Beristri, TKW Asal Banyuwangi Lapor ke Polres Tulungagung

klikjatim.com
Print out salah satu percakapan LE dan FA yang dijadkan bukti laporan. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Tenaga Kerja Wanita (TKW) berinial LE (41), asal Banyuwangi telah melaporkan seorang guru honorer ke Polres Tulungagung, Kamis (16/9/2021). Laporan terhadap guru berinisial FA asal Tulungagung tersebut atas dugaan kasus penipuan.

[irp]

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Korban LE yang sudah 10 tahun lebih bekerja di Hongkong merasa dikibuli oleh terlapor. Adapun hubungan pelapor dan terlapor adalah teman yang kenalan melalui media sosial (medsos).

Kepada Klikjatim.com, LE menyebut bahwa FA menggambarkan dirinya sebagai pria lugu. Sehingga pelapor terbujuk dan akhirnya bersimpati, bahkan rela merogoh koceknya untuk mendanai usaha FA selama ini.

Saking percayanya dengan FA, korban pun menyempatkan pulang ke tanah air pada tahun 2019 lalu dan bersedia menjadi istri sirinya. Karena FA mengaku sudah menjadi duda.

"Saya itu percaya katanya, dia (FA) sedang ngurus kolam ikan, ya akhirnya kita joinan bisnis ikan. Terus katanya juga punya bisnis sapi perah, ya kita joinan juga. Pokoknya total uang yang sudah saya kirim itu Rp 126 juta, terus dia juga bilangnya duda. Ada, ditunjukkan surat cerainya, saya mau nikah siri karena dia ngakunya sudah duda, ternyata masih beristri," ujarnya.

Namun, awal kecurigaan itu mulai muncul setelah FA tidak pernah mengajaknya ke rumah. Padahal keduanya sudah menikah secara siri.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

"Lha, saya sudah nikah siri kemudian saya ngajak ke Tulungagung, ternyata hanya diinapkan di hotel dan ndak diajak ke rumahnya," terang LE.

Kemudian LE sengaja secara diam-diam datang ke rumah FA. Rupanya di rumah itu FA sedang bersama istrinya dan langsung kabur seketika mengetahui kedatangan LE.

"Saya datang ke rumahnya itu diam-diam, istrinya langsung masuk kemudian pintu ditutup. Akhirnya orang tuanya yang membukakan pintu, terus saya lihat dia di kamar, kemudian dia kabur," jelasnya.

Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Selanjutnya, pelapor mengaku putus asa dan memilih untuk melupakan kejadian tersebut. Ia pun fokus untuk kembali bekerja di Hongkong.

Tak disangka, ternyata terlapor FA kembali mencoba menghubunginya. "Saya coba dihubungi lagi, sebenarnya saya males tapi bagaimana lagi biar ada bukti kalau saya ditipu, akhirnya saya balas juga chatnya," ungkap LE.

Hingga akhirnya pada September 2021 ini, dirinya berksempatan untuk pulang lagi ke Indonesia dan memilih untuk melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. "Saya berharap ada solusi setelah melaporkan ke polisi ini," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru