Genjot Vaksinasi, Polresta Sidoarjo Terjunkan Gerai Bus Vaksin di Masjid Agung

klikjatim.com
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat meninjau vaksinasi di Masjid Agung. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Percepatan vaksinasi untuk mencapai target herd immunity di Sidoarjo terus digenjot. Jumat (10/9/2021) hari ini, Polresta Sidoarjo menggelar vaksinasi di depan Masjid Agung dengan mendatangkan gerai bus vaksin.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, sasaran vaksinasi kali ini adalah pengurus Masjid Agung, jemaah salat Jumat serta warga sekitar yang belum memperoleh akses vaksin. Agenda vaksinasi ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB.

“Kami menyediakan 500 dosis vaksin. Nanti setelah salat Jumat vaksinasi dilanjutkan. Untuk itu, kami menambah vaksin sebanyak 300 dosis,” terang Kusumo.

Mantan Wakapolresta Bayuwangi menambahkan, tempat ibadah seperti Masjid saat ini telah dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Tentu saja akan lebih baik bila jemaah yang beribadah telah divaksin. Tidak hanya di Masjid, kami juga menggelar vaksinasi di tempat ibadah yang lain,” jelasnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Menurutnya, mulai Bulan April 2021 hingga sekarang tercatat sudah 1.070.000 warga yang telah disuntik vaksin. Pelaksanaan vaksinasi ini dari kerjasama antara Polresta dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk dosis pertama, vaksinasi telah mencapai angka 43 persen. Sedangkan dosis kedua menyentuh angka 34 persen dari target 70 persen jumlah penduduk Sidoarjo atau sekitar 1,7 juta warga,” imbuhnya.

Sementara itu Takmir Masjid Agung Sidoarjo, Muhammad Arifin berharap jemaah yang masuk di area Masjid seharusnya sudah vaksin. “Karena kalau sudah divaksin berarti bisa menjaga dirinya sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dia melanjutkan, kapasitas Masjid Agung sebanyak 4 ribu jemaah. “Namun kami membatasinya hanya 50 persen saja. Bahkan jemaah yang datang tidak lebih dari seribu orang,” terangnya.

Di Masjid Agung, prokes diterapkan secara ketat. Selain jumlah jemaah dibatasi, di gerbang masjid juga tersedia sarana cuci tangan. Jarak antar jemaah saat melaksanakan salat juga diatur. (nul)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru