Satgas Covid-19 Tulungagung Targetkan Herd Imunity di Penghujung Tahun

klikjatim.com
Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Satgas Covid-19 Tulungagung menyebut, target penerima vaksin Covid-19di Tulungagung sebanyak 800 ribu jiwa warga Tulungagung.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Dari jumlah tersebut diantaranya adalah komunitas masyarakat yang terdiri dari PNS,TNI, POLRI, Pelayan masyarakat, Lansia, guru, Pelajar usia 12 sampai 18 tahun, Penyandang Disabilitas,ODGJ, serta komunitas lainnya.

Dari jumlah tersebut, sampai saat ini Satgas Covid-19 mencatat telah memastikan capainnya ada di angka 32%.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat yang ditemui usai rapat koordinasi vaksin di Pendopo kemarin.

"Capaian dosis pertama kita sudah 32%, artinya sudah sepertiganyadari target kita,"tuturnya.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Kasil menyebut, dalam sehari pihaknya menargetkan bisa memberikan vaksin Covid-19 kepada 8000 warga, namun jumlah warga yang datang ke gerai vaksin yang disediakan atau di Puskesmas tidak selalu sebanyak itu walaupun pernah beberapa kali jumlah melebih target yang diinginkan.

"Target kita sebanyak itu, tapi yang datang kan belum juga sebanyak itu walaupun sempat juga kita mencapai lebih dari itu," jelasnya.

Pihaknya menyebut,jika suplay vaksin tidak ada kendala seperti yang terjadi selama dua bulan ini,maka pihaknya yakin pada penghujung tahun nanti 70% sasaran vaksinasi Covid-19sudah tercapai.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Artinya herd imunity atau kekebalan kelompok masyarakat Tulungagung atas Covid-19 sudah bisa terbentuk.

"Kita yakin Desember ini 70% tercapai artinya herd imunity itu bisa dicapai," tuturnya.

Kini untuk memaksimalkan hal tersebut,Kasil menyebut pihaknya tidak hanya mengejar capaian 70�ri total 800 ribu warga tersebut, pihaknya juga berupaya memastikan capaian 70% terjadi di wilayah berbasis desa desa, sehingga kekebalan kelompok benar benar terbentuk secara merata. (rtn)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru