KLIKJATIM.Com | Magetan - Kadri (71) yang berprofesi sebagai Potter di Puncak Lawu ditemukan tewas di puncak gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur.
[irp]
"Korban ditemukan di seputaran pasar dieng di atas Gunung Lawu," ujar Kapolsek Plaosan, AKP Munir, Kamis (9/9/2021).
Dia menyebut korban pamit kepada keluarga naik ke Puncak Lawu pada tanggal 25 Agustus 2021. Korban naik ke Gunung Lawu melalui gerbang Cemorosewu.
Baca juga: Krisis Air Mulai Mengancam, Desa Deru Jadi Penerima Bantuan Perdana BPBD Bojonegoro
"Waktu pamit itu korban mau mencari bahan obat tradisional dan korban juga sebagai kuli panggul angkat barang warung mbok yem di Hargo Dalem," katanya.
Sekitar tanggal 29 Agustus penjaga Hargo Dalem bernama Kelik sudah tidak melihat korban. Kelik berinisiatif untuk bertanya kepada anak korban.
"Karena sudah tidak ketemu korban. Padahal tanggal 25 masih ketemu korban," terangnya.
AKP Munir menjelaskan bahwa korban juga belum pulang pada tanggal 31 Agustus. Anak korban bernama Batul pun naik ke puncak Gunung Lawu melalui gerbang Cemorosewu.
"Anak korban mencari di seputaran Hargo dalem dan tidak menemukan. Anak korban kemudian turun," jelasnya.
Baca juga: Honda Premium Matic Day Madiun Hadirkan Semarak Budaya Reog dan Promo Menarik Skutik Premium
Tanggal 4 September lalu, keluarga korban bernama Parin kembali naik ke puncak Gunung Lawu. Rupanya, pencarian itu membuahkan hasil
"Korban pada tanggal 7 September ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di puncak Gunung Lawu. Baru kemarin melaporkan kepada kami," terangnya.
Menurutnya, petugas pun datang ke lokasi. Untuk mengevaluasi dan melakukan olahraga TKP.
"Kalau hasil olah TKP sepertinya terpeleset di seputaran Pasar Dieng. Keluarga juga sudah menerima korban meninggal dunia," pungkasnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad