KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Kasus pembuangan bayi di Dusun Lowong, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo berhasil diungkap jajaran Polresta Sidoarjo. Dari hasil keterangan yang didapatkan polisi, ternyata alasan sang ibu berinisial K tega membuang bayinya sendiri diduga karena masalah ekonomi.
[irp]
Baca juga: Rangkul Generasi Muda Jadi Pesan Penting Untuk Kader PDI Perjuangan di Jember
“Suaminya bekerja serabutan di luar kota dan jarang sekali pulang,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (3/8/2021).
Dijelaskan, K sebenarnya telah memiliki dua putra. Namun karena alasan ekonomi pula, sehingga keduanya dititipkan pada orang tuanya (nenek).
“Jadi K ini kebingungan saat melahirkan anak ketiga. Ia kalut, lalu nekat membuangnya,” imbuhnya.
Baca juga: Motor Listrik Kian Diminati, MPM Honda Jatim Ingatkan Pentingnya #Cari_Aman
Sementara itu Kasatreskrim AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan, kasus ini terungkap setelah anggotanya menyisir warga di sekitar lokasi. Dan benar saja, polisi menemukan K beserta barang bukti di rumahnya, yang tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi.
“Kami menemukan baju yang berlumuran darah. Dia sudah mengakui. Dia juga mengatakan menjalani proses persalinan seorang diri,” ucap Oscar.
Saat ini K menjalani perawatan di Rumah Sakit Citra Medika, Kecamatan Tarik. Sedangkan sang bayi masih dirawat di Puskesmas Balongbendo. “Kami belum memeriksa K secara mendalam karena masih dirawat. Dia belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun bila benar dia pelakunya, dikenakan pasal 308 KUHP dengan ancaman pidana 5,5 tahun,” imbuh Oscar.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Lowong, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, menemukan bayi di pekarangan bambu milik warga setempat pada Rabu (1/9/2021) dini hari. Dengan dibungkus tas, bayi malang itu digelatakkan begitu saja di tanah pekarangan. Warga sekitar yang mendengar tangisannya lalu melaporkan ke Polsek setempat. (nul)
Editor : Satria Nugraha