Pelanggan Air Giri Tirta Keluhkan Tagihan Yang Meroket Hingga 100%

klikjatim.com
Para pelanggan PDAM Gresik saat memprotes tagihan yang melonjak 2 kali lipat dan pasokan air yang sering mampet

KLIKJATIM.Com | Gresik — Para pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta kembali dikagetkan tagihan tarif air yang meroket. Betapa tidak, pemakaian air wajar tapi tagihan bulan Agustus naik hingga 100 persen.

[irp]

Baca juga: SIG Salurkan 292 Hewan Kurban untuk Masyarakat di 19 Provinsi pada Iduladha 1447 H

Seperti yang dialami Lailatul Khoiriyah. Pelanggan dari Kecamatan Menganti itu cukup kaget ketika melihat tagihan di Agustus ini. Nilainya mencapai Rp 112 ribu atau naik Rp 48 ribu jika dibandingkan bulan Juli yang hanya Rp 64 ribu.

Apakah ada pemakaian air berlebih? Laila, sapaan Lailatul Khoiriyah, mengaku pemakaian air di bulan Agustus tergolong wajar. Malahan sangat minim. Betapa tidak, di rumah Laila hanya ada tiga orang saja. Pemakaian air harian hanya untuk mandi, masak, mencuci piring dan mencuci pakaian.

Apalagi dirinya tidak pernah lupa akan kebiasaan menghemat air. Yakni, kran air milik Perumda Giri Tirta selalu dimatikan ketika bak mandi sudah penuh. “Kalau bak mandi kosong baru dinyalain untuk mengisi, setelah itu dimatikan lagi,” katanya, Kamis (2/9/2021). 

Atas persoalan itu, dirinya mencoba mengadu ke perusahaan pelat merah itu melalui pesan singkat whatsapp. Tapi tidak ada respon dari petugas nomor aduan itu. “Mau panggil petugas kerumah tapi tidak tahu caranya karena sibuk kerja,” tuturnya.

Tidak hanya Laila, pelanggan lain juga mengeluhan tagihan air yang meroket itu di sosial media. Seperti akun milik siiemak dengan tagihan di bulan Agustus mencapai Rp 307.500, hingga akun wienreze Rp 192.500.

Direktur Utama PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengungkapkan ada tiga kemungkinan tagihan air mengalami peningkatan. Yakni dihitung komuliatif pemakaian karena saat petugas pengukur meter ke rumah pelanggan sedang terkunci, meter air mengalami kerusakan sehingga tidak akurat, atau ada kondisi pipa bocor di jalur saluran rumah tangga.

Baca juga: Gelar Salat Id Bersama Forkopimda, Bupati Sampang Ingatkan Kesetaraan Umat di Hadapan Allah SWT

Karena itu, Risa, sapaan Siti Aminatus Zariyah, meminta pelanggan lebih proaktif melalui aplikasi Gita Ceria di smartphone. “Harus ada interaksi, pelanggan bisa melakukan pengaduan atau pengukuran meter mandiri melalui aplikasi tersebut,” ujarnya. (rtn)

Baca juga: Salat Id di Masjid Darussalam, Bupati Bojonegoro Titipkan Tiga Pesan Sakral Iduladha

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru