KLIKJATIM.Com | Surabaya--Dua pemain muda Persebaya Surabaya Supriadi dan Rizky Ridho Ramadhani diundang Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Selasa (31/8/2021) kemarin.
[irp]
Keduanya diundang untuk podcast dan bercerita masa perjuangannya sejak kecil hingga menjadi pemain profesional Persebaya Surabaya.
Muhammad Supriadi merupakan pemuda kelahiran Rungkut, Surabaya, 23 Mei 2002. Perjuangannya menjadi pemain profesional tidak mudah. Bahkan, sempat ditentang orang tuanya sendiri.
Keluarga Supriadi bukan orang kaya. Namun, tekadnya kuat menjadi pemain bola. Meski sempat ditentang orang tua, kini dia bisa membuktikan dan berprestasi urusan olahraga.
Sedangkan Rizky Ridho Ramadhani merupakan pemain Persebaya Surabaya yang berposisi sebagai pemain bertahan. Pemain muda jebolan tim internal Persebaya ini merupakan satu dari tiga pemain muda Persebaya yang memperkuat timnas Indonesia.
Saat podcast bersama Cak Ji, ia menceritakan menyukai sepak bola sejak ia menginjak usia 5 tahun. Pada saat menginjak jenjang sekolah dasar (SD), Supriyadi mengaku sering kena marah oleh orang tuanya hingga tak boleh keluar untuk bermain bola.
Baca juga: Dorong Produk Perikanan Berkelanjutan, Bupati Lamongan Raih East Java Maritime Awards 2026
“Tapi dengan segala cara saya mencoba untuk kabur dari rumah hanya untuk bermain bola, dan akhirnya bisa masuk ke dalam beberapa SSB hingga menjadi pemain andalan Garuda Asia, dan berhasil menimba ilmu di salah satu akademi sepak bola Liverpool,” kata Supriyadi.
Rizky menceritakan, saking penginnya jadi pemain bola, dia pernah ditipu sebuah tim yang mengaku sebagai pencari bakat. Kepada Supriyadi, oknum itu mengaku bisa menjadikan pemain profesional.
"Kemudian bayar Rp 1,8 juta," ungkapnya.
Baca juga: Putaran Pembuka Moto3 Junior, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit Barcelona
“Saya juga sempat berjualan es saat bulan puasa kemarin, dan keuntungannya diberi kepada teman-teman yang membutuhkan,” kata dia.
Sementara itu, Cak Ji berharap agar generasi muda dapat mengoptimalkan perannya di berbagai bidang, di antaranya dalam dunia persepakbolaan.
“Saya mengajak agar arek-arek Suroboyo punya tekad kuat untuk mengharumkan nama Kota Surabaya di berbagai lini, baik di kancah nasional hingga internasional,” pungkas Cak Ji.(mkr)
Editor : Redaksi