KLIKJATIM.Com | Gresik — Korban penipuan sepeda motor terjadi di wilayah hukum Gresik. Korban mengalami raib sepeda motor usai diberhentikan orang sekelompok orang tak dikenal.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB pada Jumat (27/8/2021) kemarin. Korban diketahui bernama Umar Faruq (17), asal Jalan Ahmad Yani, Gresik.
Saat itu korban bersama temannya berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya dekat Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik untuk membagikan nasi kotak ke tukang becak. Usai bagi-bagi nasi kotak, korban didatangi sekitar 8 orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.
Modusnya, komplotan pelaku ini mengaku sedang mencari handphone (Hp) dari adik salah satu pelaku yang hilang. Kemudian sempat menuduh korban sebagai pencurinya. Bahkan, untuk membuktikannya korban disuruh buka galeri di Hp miliknya.
Setelah memastikan bahwa Hp yang dipegang oleh korban bukanlah milik adik pelaku, akhirnya korban setengah dipaksa agar ikut membantu mencarinya. Korban bersama temannya pun dibonceng pelaku dengan menggunakan motor para pelaku tersebut. Sedangkan motor korban di tinggal di Jalan Ahmad Yani.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Selanjutnya, korban dan temannya diturunkan pelaku di Makam Siti Fatimah Binti Maimun tepatnya di Jalan Raya Manyar, Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Lalu, korban dijemput temannya yang lain dan kembali lagi ke Jalan Ahmad Yani, Gresik. Saat itulah korban mengetahui bahwa sepeda motor PCX nopol S 4485 JBB miliknya hilang, yang diduga telah dibawa oleh komplotan pelaku tersebut.
Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Gresik Kota. Dengan bukti laporan LP/ / RES.1.8/VIII/2021/JATIM/ Res GRSK/Sek GRSK tanggal 27 Agustus 2021.
Paman korban Jokowianto mengatakan, kejadian modus seperti ini kerap terjadi di wilayah Jalan Ahmad Yani sampai Tenger, Manyar, Kabupaten Gresik. “Beruntung keponakan saya tidak dibuang ke Bengawan Solo. Teman-temannya juga tidak lama langsung menjemput keponakan saya. Dan menurut informasi teman keponakan saya saat menjemput korban, pelaku mengendarai sepeda motor pelat M,” paparnya saat dikonfirmasi klikjatim.com.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Dirinya berharap, pelakunya bisa segera diringkus beserta sepeda motor milik korban. “Semoga segera ada tindakan dari Polisi,” imbuhnya.
Kapolsek Gresik Kota, AKP Inggit Prasetiyanto membenarkan laporkan itu. Kini pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut dari laporan itu. “Mohon waktu sebentar, kami akan segera melakukan tindak lanjut mulai penyelidikan, penyidikan dari laporan ini. Kemarin sudah memeriksa pelapor,” jelasnya. (nul)
Editor : Redaksi