KLIKJATIM.Com | Gresik – Hingga kini sebagian kecamatan di Gresik Selatan masih tergenang banjir akibat luapan sungai Kali Lamong. Antara lain Kecamatan Cerme, Kedamean dan Menganti.
Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, total masih ada 16 desa yang terendam di tiga kecamatan tersebut. Lebih rinci untuk Kecamatan Cerme terdapat 13 desa, Kecamatan Kedamean satu desa, dan Kecamatan Menganti dua desa.
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
[irp]
Meski secara umum kondisinya surut, tetapi sejumlah pihak masih terus memberikan perhatian sebagai bentuk kepedulian. Kali ini, TNI-Polri bersama dengan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan tampak blusukan ke lokasi banjir di Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Jumat (10/1/2020).
Pantauan di lapangan, mereka sempat memasak bersama yang dibantu Bayangkari dan Persatuan Istri Tentara (Persit). Kemudian, hasil masakan itu dibagi-bagikan kepada warga terdampak banjir.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Tidak hanya itu. Mereka juga memberikan pengobatan gratis, serta bersih-berih sampah di lingkungan rumah warga korban banjir.
[irp]
Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH
“Kami ikut membantu bersih-besih sampah ini sebagai wujud kepedulian, sekaligus memberi contoh kepada masyarakat agar tetap peduli dengan lingkungan. Karena sampah adalah salah satu penyebab bisa terjadinya banjir,” terang Hamdan Arief, anggota cabang PMII Gresik.
Faishol Ridho Abdillah, perwakilan mahasiswa lainnya menambahkan, terkait bantuan yang diberikan dalam kegiatan ini sesuai kebutuhan warga. Yaitu makanan dan pelayanan kesehatan. (iz/nul)
Editor : Redaksi