Lantai 2 Ambruk, 1 Penghuni Rumah Jalan Tambaksari Selatan Surabaya Meninggal 2 Lainnya Selamat

klikjatim.com
Rumah milik Hari Musa di Jalan Tambaksari Selatan Surabaya ambruk dan menyebabkan satu penghuni meninggal dunia

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebuah bangunan rumah berlantai 2 di Jalan Tambaksari Selatan, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya ambruk pada Rabu (25/8/2021) pagi sekitar pukul 08.30. Ambruknya lantai 2 bangunan rumah ini menyebabkan  satu penghuni rumah meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil diselematkan.   

[irp]

Baca juga: Harga Sparepart Motor di Jember Naik 30 Persen, Pelemahan Rupiah Jadi Pemicu

Menurut Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar, saat kejadian di dalam rumah ada tiga orang masing-masing ibu, nenek dan anak. Sementara Hari Musa, pemilik rumah sekaligus kepala keluarga sedang berangkat kerja di sebuah bengkel di Jalan Kenjeran. rumah ini dihuni empat orang yang terdiri dari masing-masing seorang ayah, ibu, anak, dan nenek.

"Di dalam rumah ada tiga orang masing-masing istri Hari Musa yang bernama Fitri Wulan (41) , anaknya yang bernama Naufal (14), dan ibunya yang bernama Marni,"kata Kompol Akhyar.

Saat kejadian ketiga korban berada di dalam ruang lantai 2.  Saat berada di dalam rumah berukuran 4x12 ini, tiba-tiba lantai 2 bergemuruh lalu ambruk jatuh ke bawah. Dugaan kuat bangunan roboh karena struktur pondasi dan cor semen lantai 2 kurang kuat. Ini ditambah dengan beban di lantai 2 yang penuh dengan barang menjadi pemicu lantai tidak kuat menahan beban dan roboh.   

Baca juga: EAZI Pangkas Waktu Pergantian Kapal Hingga 70 Persen, TPK Nilam Catat Rekor Arus Petikemas Tertinggi 2026

“Bangunannya bangunan lama. Dugaan awal ambruk karena kondisi bangunan kurang kuat sedangkan beban di lantai dua cukup berat. Ada dua kamar di lantai dua,” ujarnya.

Setelah kejadian sekitar pukul 10.15 WIB, Fitri Wulan dan Marni sudah berhasil dievakuasi. Saat kejadian, Fitri Wulan sedang berada di ruang tamu sedangkan Marni berada di dapur yang terletak di belakang rumah.

“Fitri Wulan sempat tidak sadar. Sesampainya di RSUD dr Soetomo, dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.06 WIB,” kata Kompol AKhyar.  (ris)

Baca juga: Kabar Baik dari Blora! PT SGN Ambil Alih Penyerapan Tebu Rakyat di Tengah Mandeknya Operasional PG GMM

Sementara, Marni selamat dan dirawat di RSUD dr Soetomo.

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru