2.000 Santri Ponpes Bumi Sholawat Terima Vaksin dari BIN Jatim

klikjatim.com
Kepala BIN Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar saat memantau vaksinasi di Ponpes Bumi Shalawat.

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Badan Intelijen Negara (BIN) Jawa Timur melakukan vaksinasi tahap dua kepada 2 ribu santri Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat di Desa Lebo dan 500 warga Dusun Biting, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo Kota, Senin  (23/8/2021) siang.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Vaksinasi di Ponpes Bumi Shalawat dimulai di gedung olah raga mulai pukul 08.00 WIB. Kepala BIN Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, kegiatan yang digelar hari ini adalah vaksinasi lanjutan setelah vaksinasi pertama yang digelar pada Hari Minggu 25 Juli 2021 lalu.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

"Diharapkan setelah vaksin nanti, herd immunity adik-adik santri dan adik pelajar bisa terbentuk, sehingga lebih tahan terhadap serangan virus. Vaksinasi tahap dua ini sekaigus persiapan melaksanakan sekolah tatap muka," terang Rudy.

Dia menambahkan, ke depan BIN berencana melakukan vaksinasi di sekolah tingkat SMP dan SMA lainnya serta door to door kepada masyarakat Jawa Timur yang selama ini belum mendapatkan akses vaksin. Kuota yang dimiliki sebanyak  5 ribu vaksi perhari "Vaksin yang digunakan  oleh BIN ini tidak mengganggu kuota yang ada di kabupaten setempat. Kami membawa vaksin dari pusat. Kuotanya mencukupi, karena sebelumnya kami sudah mengajukan ke pusat, jadi sekali lagi tidak mengganggu kuota milik pemerintah daerah,” terang Rudy.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Rudy melanjutkan, vaksinasi door to door yang digelar BIN Jatim bertujuan untuk menyisir warga yang belum disuntik vaksin karena berbagai alasan. “Banyak masyarakat yang tidak bisa mendatangi vaksinasi masal karena alasan kesehatan dan lain-lain. Kita data dulu, baik di pusat kota maupun di pinggiran. Begitu data kita dapat, kita langsung datangi untuk memvaksin mereka,” imbuhnya.(mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru