KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Bupati Bojonegoro Anna Muawanah bertemu dengan perwakilan kepala desa (kades). Pertemuan tersebut dikemas audiensi membahas isu-isu soal desa.
[irp]
Baca juga: Kreatif Kampanyekan #Cari_Aman, Konten Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda Tembus 4,8 Juta Views
Di antara yang dibahas dalam pertemuan itu ada beberepa desa di Kabupaten Bojonegoro yang belum menyetorkan pajak bumi dan bangunan (PBB). Jika tak segera menyetor, desa terancam tak bisa mencairkan alokasi dana desa (ADD).
"Pemkab sendiri akan mengevaluasi desa yang belum melunasi PBB, karena hal itu merupakan syarat rekomendasi untuk desa bisa mencairkan ADD tahap ke-3," kata Bupati Anna, Jumat (20/8/2021).
Kepada perwakilan kades, Anna mengatakan akan berupaya akan ADD untuk Kabupaten Bojonegoro tidak turun nilainya. Sebab, selama ini dana yang didapat dari pusat jumlahnya sudah menurun.
Selain itu, lanjut Anna, pemerintah juga mengupayakan agar SILTAP bisa dicairkan tiap bulannya. Terutama untuk camat agar aktif berkomunikasi dengan perangkat desa dan memastikan para kades dapat tepat waktu dalam pencairan ADD.
Baca juga: Sabet Gelar Duta Ekonomi Kreatif di POI 2026, Meylanie Nabillavaissa Harumkan Nama Lamongan
"Percepatan ini tujuannya tentu untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan percepatan pembangunan dalam masyarakat," imbuhnya.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah