KLIKJATIM.Com | Sumenep—Warga di Kabupaten Sumenep digemparkan dengan video viral sebuah mobil bergoyang di pinggir jalan raya Kecamatan Batuan, Minggu (15/8/2021) malam digerebek warga.
[irp]
Baca juga: Putaran Pembuka Moto3 Junior, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit Barcelona
Dalam video yang tersebar, tampak ada seorang pria dan perempuan di dalam mobil dengan nomor polisi M 1628 VN. Ada tiga video yang tersebar, dua video berdurasi 27 detik dan satu video lagi berdurasi 9 detik.
Penggerebekan itu bermula dari kecurigaan warga yang melihat sebuah mobil bergoyang di pinggir jalan. Sementara lampu penerangan jalan sedang padam karena masa PPKM.
Warga yang curiga kemudian mendekt ke mobil. Beberapa kali kaca mobil diketuk, namun tak ada yang keluar. Tak berselang lama, warga semakin ramai mengepung mobil. Baru pemilik mobil membuka pintu dan keluar. Sementara penumpang perempuan memilih ngumpet di dalam mobil.
Saat diinterogasi sejumlah warga, pria yang diketahui berinisial R tampak gemetar. Ia kaget digerebek banyak warga. Sesekali tampak membetulkan posisi celananya.
Dalam video berdurasi 9 detik, terdengar suara seorang perempuan. "Ini ada mobil bergoyang di Batuan tepat di depan rumah saya," katanya, Senin (16/8/2021).
Baca juga: Dukung Pemberdayaan Inklusi, BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Strategis untuk Profesional
Sementara dalam video berdurasi 27 detik, kekasih R tampak mengenakan jilbab dan baju hitam kombinasi putih. "Ayo bawa ke Kepala Desa. Ini celana dalamnya ada di luar sudah," kata warga seperti dalam video.
Sementara R berkali-kali mengaku salah dan meminta maaf pada warga. Ia meminta maaf agar tidak dilaporkan ke kepala desa atau polisi.
"Mohon maaf Mas saya salah, Tolong maafin saya," katanya.
Baca juga: Komitmen Dekarbonisasi, TPK Semarang Bangun Fondasi Data Emisi Terukur untuk Daya Saing Global
Kapolsek Kota, AKP Jawali mengatakan, pihaknya belum melakukan tindakan apapun terkait video penggerebekan sejoli mesum tersebut. "Belum ada pengaduan maupun laporan ke kita itu. Kita nanti akan klarifikasi lagi," kata AKP Jawali.
Polisi juga mengaku tidak mengetahui di mana mobil yang digunakan mesum tersebut sekarang. Tidak ada pelaporan atau pengaduan sehingga tidak bisa melakukan proses hukum.
Waktu itu polisi mendatangi lokasi, namun sejoli mesum tersebut sudah dilepas oleh warga."Kita selidiki dulu permasalahan terkait dengan viralnya itu, kan tidak serta merta kan kita membawa orang," pungkasnya.(*)
Editor : Suryadi Arfa