KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Baliho HUT RI yang salah tulis ‘Indoneisa’ di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Buduran Sidoarjo telah diturunkan dan diganti baliho baru.
[irp]
Kepala Seksi Media dan Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sidoarjo Kusdianto mengatakan, baliho berukuran 5x10 meter yang salah tulis dan terpasang di JPO Buduran tersebut telah dibanti baru. “Kami telah menurunkannya pada Hari Rabu sore kemarin. Baliho pengganti sudah terpasang malam harinya sekitar pukul 21.00,” terangnya, Kamis (12/8/2021).
Cak Kus, panggilan akrab Kusdianto mengatakan, baliho yang salah tulis tersebut merupakan keteledoran vendor. Pihak kedua tersebut bertugas mendesain, mencetak hingga memasang baliho. “Kita sudah bekerjasama selama dua tahun dan selama itu pula tidak ada masalah. Ke depan, kami akan lebih teliti lagi mengecek desain sebelum dicetak dan dipasang. Ini bukan kesengajaan dan kamharap ini tidak terulang,” terangnya.
Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah baliho HUT RI berukuran jumbo, 5 x 10 meter terpasang di JPO Buduran sisi Utara. Kata Indonesia salah tulis menjadi Indoneisa. Namun kekeliruan tulisan tersebut baru diketahui lima hari setelah terpasang.
Pada baliho tersebut terpasang foto Forkopimda Sidoarjo diantaranya, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali, Wakil Bupati Subandi, Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Inf Iswan Nusi, Ketua DPRD Usman, Ketua PN Moh Muchlis dan Kajari Arief Zahrulyani.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Agus Waluyo, warga Kecamatan Buduran menyesalkan kesalahan tulis tersebut. “Seharusnya dari awal di cek dulu. Yang memberi order, yang mendesain. Setelah itu desain diteliti dahulu sebelum naik cetak. Setelah dicetak harus dilihat lagi betul atau salah. Bahkan setelah baliho terpasang, seharusnya di cek ulang,” ucapnya. (bro)
Editor : Satria Nugraha