KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Rahmat Muhajirin, anggota Komisi II DPR RI daerah pemilihan (dapil) Sidoarjo dan Surabaya ini menjadikan salah satu rumahnya untuk perawatan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Di rumah warna coklat yang beralamat di Jalan RA Kartini 2 A, Kelurahan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo Kota tersebut sudah tersedia 20 tempat tidur, dengan tiga tenaga kesehatan yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat.
[irp]
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Selain itu dilengkapi juga dengan obat-obatan, vitamin serta tabung oksigen. Satu buah mobil ambulans juga tampak terparkir di halaman depan. "Rumah ini khusus untuk warga Sidoarjo yang akan melakukan isoman khususnya yang OTG. Di sini ada 20 bed, lengkap dengan tenaga kesehatan. Kami juga menyediakan satu unit ambulans yag siaga 24 jam," kata Rahmat Muhajirin, Sabtu (31/7/2021) siang.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengatakan bahwa di masa reses oleh pimpinan fraksi, semua anggota DPR RI diperintahkan untuk pulang ke dapilnya masing-masing untuk membantu masyarakat bersama DPRD provinsi dan kabupaten setempat
"Untuk perawatan isoman, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo, RSUD dan Puskesmas setempat," imbuhnya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Sementara itu, sang istri Mimik Idayana yang juga anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, sejak dua minggu telah membuat dapur umum di tempat tinggalnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi. Dalam sehari, dapur umum tersebut menghasilkan sekitar 400 nasi bungkus.
“Nasi bungkus tersebut kemudian disalurkan oleh relawan kami ke beberapa desa di Sidoarjo yang kemudian disalurkan ke warga isoman,” jelas Mimik.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad yang hadir dalam peresmian rumah isolasi mandiri tersebut mengatakan, bahwa masa pandemi seperti sekarang ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Namun merupakan tanggung jawab bersama.
"Kami bergerak dalam rangka meringankan beban warga terdampak. Pandemi ini membutuhkan kesadaran kolektif dari elemen pemerintah, anggota dewan, serta pihak lain. Itu bagian dari kita untuk mengasah kepekaan sosial," ucapnya. (nul)
Editor : Satria Nugraha