Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Lamongan Putus

klikjatim.com
Perwakilan pejabat daerah Kabupaten Lamongan saat meninjau kondisi jembatan yang terputus. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Akibat terjangan banjir yang sempat melanda Kabupaten Lamongan, sebuah jembatan penghubung antar desa terputus. Tepatnya, di Desa Kedungsoko yang menghubungkan dengan Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup.

Pantauan di lapangan, kondisi jembatan tampak putus dengan panjang sekitar 2 meter di sisi timur. Untuk sementara, masyarakat terpaksa memasang jembatan darurat dari gedek agar bisa dilewati.

Baca juga: Susun RKPD 2027, Pemkab Lamongan Fokus Percepatan Infrastruktur Ekonomi dan Transformasi Bansos ke Pemberdayaan

[irp]

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Jannata menjelaskan, putusnya jembatan karena tidak kuat menahan derasnya aliran air saat terjadi banjir bandang. Selain itu, juga diperparah dengan tumpukan sampah dan kayu.

Baca juga: Tak Perlu Takut Ekspor, Bea Cukai Gresik Bimbing UMKM Lamongan

"Sehingga saluran tertutup dan mengakibatkan longsor di posisi timur jembatan," kata Jannata, saat meninjau lokasi jembatan yang ambrol, Rabu (1/1/2020).

[irp]

Baca juga: Antisipasi Siaga Merah, Pemkab Lamongan Aktifkan 15 Pompa Air di Pintu Kuro

Dia mengaku, pihaknya sudah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga. Secepatnya akan segera memasang plat besi, agar lebih aman dilewati sambil menunggu proses perbaikan.

"Pertimbangan dari Dinas PU Bina Marga nanti akan dipasang plat besi, agar tidak membahayakan bagi yang melewati jembatan tersebut," terang Jannata. (bis/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru