KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Bojonegoro lampu Alun-alun memang selalu di matikan saat jam malam. Tujuannya untuk mengurangi kerumunan warga selama PPKM Darurat.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
Ironisnya, kondisi padam tersebut diduga malah dimanfaatkan muda-mudi mesum. "Iya mas, setiap lampu Alun-alun dimatikan pukul 20.00 WIB, banyak pemuda pemudi yang ada di dalam Taman Alun-alun," ujar salah satu warga sekitar Alun-alun, Senin (26/7/2021)
Pernah ketika itu dirinya sedang berada di Alun-alun saat lampu dimatikan. Menurutnya, ternyata banyak pemuda yang diduga mesum di sekitar Alun alun. "Ya, saya menduga berbuat mesum, karena ngapain malam-malam di Alun-alun dan lampunya mati, maka-nya saya menduga pasangan itu mesum," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro, Arief Nanang membenarkan bahwa saat PPKM Darurat lampu Alun-alun memang dimatikan. Tetapi pihaknya sudah berkeliling di sekitar Alun-alun melakukan penjagaan.
"Kalau pantauan sudah kami lakukan tapi di sekitar Alun-alun, kalau di dalam hanya sebentar," ujarnya
Kalaupun nanti benar adanya pasangan mesum di Alun-alun, Satpol PP akan melakukan tindakan sesuai perda yang berlaku.
Lebih lanjut, dengan adanya informasi ini pihak Satpol PP Bojonegoro akan intens melakukan pengawasan di Alun-alun saat lampu dimatikan. "Terimakasih atas informasinya, nantinya anggota saya akan terus melakukan pengecekan saat lampu dimatikan," pungkasnya. (nul)
Editor : M Nur Afifullah