Dorong Ekspor, Pemprov Jatim Lakukan Identifikasi Komoditas Industri

klikjatim.com
(Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim terus melakukan identifikasi komoditas industri. Sebab di sektor tersebut mampu memberikan kontribusi dominan dalam ekspor di wilayah setempat.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Drajat Irawan mengungkapkan bahwa sektor industri yang memberikan sumbangan dominan antara lain industri lemak dan minyak hewan/nabati, tembaga, produk kayu dan olahannya, serta produk perhiasan/permata. “Hal ini menunjukkan sektor industri saat ini masih agresif dalam mendorong pasar luar negeri di tengah adanya wabah pandemi Covid-19 ini," ujar Drajat di Surabaya seperti dikutip medcom.id.

Karena itu dalam rangka memperluas akses pasar ekspor bagi sektor industri, Pemprov Jatim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus berupaya untuk melakukan identifikasi komoditas potensial yang mampu menjadi salah satu penggerak pemulihan ekonomi. "Tidak hanya terbatas pada industri besar, tetapi kami juga melakukan identifikasi bagi pelaku industri kecil dan menengah," ujarnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Dia mengatakan, kontribusi sektor industri hingga kini menjadi salah satu poin bagi pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada pengembangan sektor tersebut. "Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim telah memetakan beberapa sektor prioritas di antaranya adalah tembaga murni berupa katoda, barang perhiasan dari logam mulia, kayu lapis dengan ketebalan tidak melebihi 6 mm, perabotan kayu lainnya. Kemudian kayu dan olahannya (termasuk strip dan frieze untuk lantai papan), fraksi cair dari minyak yang dimurnikan dalam kemasan, serta udang," jelasnya.

Adapun sejumlah strategi juga diupayakan untuk meningkatkan ekspor Jatim. Di antaranya stimulus kepada pelaku usaha di sektor industri maupun perdagangan yang diberikan melalui pendampingan, bantuan konsultasi melalui hotline center dinas, pelatihan dan sosialisasi.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Berdasarkan data BPS Jatim, sektor industri menyumbang peran sebesar 84,80 persen pada periode bulan Juni 2021 disusul sektor migas sebesar 9,08 persen, sektor pertanian sebesar 6,97 persen, dan sektor tambang sebesar 0,17 persen.

Pada bulan Juni 2021, Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor utama Jatim disusul dengan Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan India. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru